Pesta Rakyat DPRD Samarinda Meriah, 32 UMKM Dapat Kejutan Borong Dagangan

Foto: Tenan yang berjualan di kawasan DPRD Kota Samarinda saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPRD Kota Samarinda.

Selama tiga hari, kawasan kantor legislatif berubah menjadi ruang pesta rakyat yang mempertemukan anggota dewan, ASN, masyarakat, pelaku UMKM, hingga insan media.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya diisi perlombaan tradisional dan hiburan. Panitia juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal dengan menghadirkan 32 tenant UMKM yang menjajakan beragam kuliner serta produk ekonomi kreatif.

Hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sumber pembiayaannya. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memastikan seluruh rangkaian acara tidak menggunakan APBD.

Pembiayaan disebut berasal dari sponsor serta partisipasi dan gotong royong anggota DPRD.
Saat membuka kegiatan, Helmi menekankan pentingnya keterbukaan terkait sumber dana agar tidak muncul persepsi keliru di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan, sejak awal dirinya telah meminta panitia memastikan kegiatan tersebut tidak membebani keuangan daerah.

Baca Juga:   Gap Year, Gagal Tiga Kali Masuk Polisi, hingga Akhirnya Menemukan Jalan di Gratispol: Kisah Faiz Iqsan Ramadhani

“Sejak awal panitia melapor, saya sudah wanti-wanti soal anggaran. Plt. Sekretaris Dewan menyodorkan rancangan kegiatan yang lumayan besar, tetapi beliau meyakinkan bahwa seluruh pembiayaan insya Allah murni dari sponsor dan partisipasi gotong royong anggota dewan, bukan dari APBD,” kata Helmi.

Menurutnya, penggunaan anggaran daerah harus tetap diarahkan pada kebutuhan yang lebih mendesak dan menyentuh kepentingan masyarakat.

Di antaranya pembangunan infrastruktur, penanganan persoalan banjir, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di tengah kemeriahan acara, perhatian juga diberikan kepada para pedagang UMKM. Helmi bahkan secara spontan mengumumkan bahwa seluruh dagangan dari 32 tenant yang hadir akan diborong.

Masing-masing pelaku UMKM mendapat pembelian senilai Rp200 ribu. Makanan dan produk yang dibeli kemudian dibagikan kepada staf, masyarakat, serta awak media yang berada di lokasi.

“Hari ini kita berikan kejutan untuk 32 tenant yang ikut serta. Masing-masing lapak kita borong senilai Rp200.000 per orang untuk dibagikan kepada staf, masyarakat, dan teman-teman media. Semua harus kebagian agar para pelaku UMKM kita merasakan dampak ekonomi langsung dari peringatan hari kemerdekaan ini,” ujarnya.

Baca Juga:   Dispora Kaltim Himbau Masyarakat Jaga Fasilitas Publik Olahraga untuk Keberlanjutan Penggunaan

Kebijakan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari para peserta dan pengunjung.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan semacam ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh tambahan pendapatan, tetapi juga menjadi media memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Salah seorang pedagang yang ikut membuka lapak mengaku terbantu dengan aksi borong tersebut.

Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam kegiatan publik memberikan peluang bagi usaha kecil untuk mendapatkan pembeli sekaligus memperluas pengenalan produk lokal.

Bagi jajaran DPRD dan ASN, pesta rakyat tersebut juga menjadi momentum untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan.

Berbagai agenda seperti pengawasan, pembahasan rancangan Perda, hingga pembahasan anggaran selama ini menyita banyak energi.

Karena itu, kegiatan bersama tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat hubungan dan kekompakan antarpegawai serta anggota legislatif.

Helmi berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam perayaan tersebut tidak berhenti ketika acara berakhir.

Menurutnya, nilai gotong royong yang menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan harus ikut diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:   Samarinda Penyangga IKN, Wakil Ketua DPRD Ingatkan Tingkatkan Kualitas SDM

Pesta Rakyat DPRD Kota Samarinda sendiri berlangsung hingga akhir pekan. Selain berbagai permainan khas perayaan kemerdekaan, panitia turut menyiapkan panggung hiburan serta sajian kuliner gratis bagi masyarakat yang datang.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER