Foto: Seremonial Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPRD Kota Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPRD Kota Samarinda diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Tak hanya mengedepankan seremoni, rangkaian kegiatan juga diarahkan pada aksi sosial, salah satunya donor darah yang digelar Sekretariat DPRD Kota Samarinda.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Achmad Sukamto.
Menurutnya, aksi donor darah menjadi bentuk nyata kepedulian sosial karena hasilnya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien yang sewaktu-waktu memerlukan transfusi.
“Kami sebagai anggota DPRD tentu menyambut positif kegiatan donor darah maupun kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan masyarakat,” ujar Sukamto, Kamis (27/8/2026).
Ia mengatakan, semangat kemerdekaan semestinya tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial.
Lebih dari itu, momentum HUT RI dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Selain donor darah, peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan DPRD Samarinda juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan sejumlah kegiatan sosial lainnya.
Plt Sekretaris DPRD Kota Samarinda Eddy Syahrani sebelumnya menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut memang dirancang agar perayaan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Bagi Sukamto, donor darah bukan hal baru. Ia tercatat rutin mendonorkan darah melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Kebiasaan tersebut bermula dari pengalaman pribadi ketika kakaknya membutuhkan transfusi darah akibat sakit.
“Waktu itu kakak saya sakit dan membutuhkan darah. Dari situ kemudian saya mulai ikut donor,” tuturnya.
Pengalaman tersebut membuat Sukamto menyadari bahwa kebutuhan darah bisa datang tanpa mengenal waktu.
Di sisi lain, ketersediaan darah sangat bergantung pada kesediaan masyarakat untuk menjadi pendonor.
Karena itu, ia terus berusaha mendonorkan darah setiap kali memiliki kesempatan. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat tergerak melakukan hal serupa sehingga kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi.
Menurut Sukamto, donor darah merupakan bentuk gotong royong yang sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi orang lain.
Atas dasar itu, ia menilai kegiatan sosial seperti donor darah layak terus menjadi bagian dari berbagai momentum peringatan, termasuk HUT Kemerdekaan RI.
Ia pun berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung dapat terus dipertahankan dalam agenda peringatan HUT RI di lingkungan DPRD Samarinda pada tahun-tahun berikutnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



