Teks photo : Pemadam saat melakukan pembasahan di lokasi kebakaran. (Dimas/Media Kaltim)
SAMARINDA — Tangis histeris tak terbendung dari pemilik warung makan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang, saat melihat tempat usahanya hangus dilalap si jago merah pada Kamis (23/7/2026) siang. Kebakaran yang terjadi secara mendadak tersebut, menghanguskan satu unit bangunan tunggal yang difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus warung makan.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Ahmad, api pertama kali terlihat membesar dari bagian belakang bangunan.
“Aku lihat api dari belakang, dari arah belakang kulkas. Pas masuk ke dalam, apinya sudah langsung besar. Di dalam banyak material seng dan bahan mudah terbakar, jadi api cepat merambat,” ujar Ahmad.
Ahmad menambahkan bahwa seluruh barang berharga milik korban, termasuk dokumen penting seperti KTP dan dompet tidak sempat diselamatkan dan ikut terbakar. Meski warung makan tersebut sedang tidak ada aktivitas memasak saat kejadian, aliran listrik di dalam bangunan diketahui masih dalam kondisi menyala.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.25 Wita.
“Kami menerima laporan sekitar jam 10.25. Bangunan yang terbakar adalah satu unit warung,” terang Akhmad Supriyanto di lokasi kejadian.
Guna memadamkan kobaran api, Disdamkarmat menggerakkan personel dari 2 posko dengan menerjunkan 3 unit armada pemadam kebakaran, yang juga dibantu oleh puluhan relawan Kota Samarinda. Lokasi kebakaran yang berada tepat di pinggir jalan memudahkan akses petugas di lapangan.
“Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan karena lokasinya di pinggir jalan utama. Proses pemadaman dan penanganan area kebakaran memakan waktu kurang lebih 15 menit saja,” tambahnya.
Mengenai pemicu pasti terjadinya kebakaran, pihak Disdamkarmat Kota Samarinda belum bisa memberikan kesimpulan akhir dan masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Untuk penyebab pastinya masih kita teliti. Kita belum bisa memastikan apakah karena korsleting listrik atau ada pemicu lain dari area dapur, jadi sifatnya masih dugaan,” pungkas Akhmad.
Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pewarta: Dimas
Editor: Muhammad Rafi’i



