Solidaritas Warga Kaltim Mengalir ke Sumatera, Donasi Publik Disalurkan untuk Korban Banjir

Foto: Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Gelombang solidaritas masyarakat Kalimantan Timur terhadap korban banjir bandang di Pulau Sumatera kembali diwujudkan melalui penyaluran donasi kemanusiaan senilai Rp5,78 miliar.

Bantuan tersebut dihimpun melalui program Kaltim Peduli Bencana dan disalurkan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Berbeda dari bantuan sebelumnya yang bersumber dari anggaran pemerintah, kali ini seluruh dana berasal dari swadaya masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta dukungan dunia usaha.

Total dana yang akan disalurkan mencapai Rp5.787.610.643, yang merupakan akumulasi hasil penggalangan dana dan saldo bantuan sebelumnya.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah, menyebutkan bahwa penggalangan dana ini mencerminkan tingginya kepedulian warga Kaltim terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana di luar daerah.

“Ini murni hasil gotong royong masyarakat Kaltim. Tidak menggunakan APBD. Kami hanya memfasilitasi agar bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

Baca Juga:   Rapat Tertutup Hak Angket di Jakarta, Yenni: Konsultasi ke Kemendagri Inisiasi F-Golkar

Hasil pemetaan dampak bencana menunjukkan Provinsi Aceh sebagai wilayah dengan kondisi paling berat. Oleh karena itu, sebagian besar bantuan diarahkan ke daerah tersebut, khususnya Kabupaten Pidie Jaya yang kembali dilanda banjir pada 24 Desember 2025.

Untuk Aceh, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1,8 miliar. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Pidie Jaya menerima bantuan dana tunai sebesar Rp1 miliar serta dukungan logistik senilai sekitar Rp700 juta, menyusul banjir yang merendam 19 desa.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp1 miliar, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak.

Dasmiah menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Dana yang terkumpul berasal dari hasil donasi sebesar Rp4.318.877.000 serta sisa saldo bantuan sebelumnya senilai Rp1.468.733.961.

Penggalangan donasi dilakukan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur Nomor 400.9.1/4745/B.KESRA-I/2025 yang dibuka sejak 9 hingga 30 Desember 2025.

Donasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, BUMD, perusahaan swasta, organisasi masyarakat, hingga warga secara perorangan.

Baca Juga:   Dinkes Kaltim dan Badan Gizi Nasional Kolaborasi Pantau Kelancaran Makan Bergizi Gratis

Rencananya, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akan menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf pada Kamis (2/1/2026), sekaligus memastikan penyaluran langsung ke Kabupaten Pidie Jaya.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan menjadi bukti bahwa solidaritas lintas daerah masih sangat kuat,” pungkas Dasmiah.

Sebagai informasi, sebelumnya Pemprov Kaltim juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp7,5 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kaltim kepada tiga provinsi di Sumatera pada awal Desember 2025, masing-masing sebesar Rp2,5 miliar.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER