SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kaltim membantah kabar yang menyebut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dipastikan akan menghadiri undangan debat yang dilayangkan BEM KM Universitas Mulawarman (Unmul).
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya poster dan informasi di media sosial terkait rencana debat antara gubernur dan perwakilan mahasiswa. Pemprov menilai hingga saat ini belum ada kepastian resmi terkait kehadiran gubernur dalam agenda tersebut.
Polemik itu muncul di tengah memanasnya isu hak angket dan berbagai kritik mahasiswa terhadap sejumlah kebijakan pemerintah daerah. Undangan debat dari BEM KM Unmul pun menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.
Pemprov Kaltim menegaskan komunikasi dengan pihak kampus maupun mahasiswa tetap terbuka. Namun seluruh agenda resmi gubernur disebut harus menyesuaikan jadwal dan mekanisme protokoler yang berlaku.
Di sisi lain, isu tersebut terus memicu beragam respons di media sosial, terutama dari kalangan mahasiswa dan masyarakat yang berharap adanya ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan publik.
Pembaca Setia Radar Samarinda!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Samarinda?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
https://koran.radarsamarinda.com
https://digital.radarsamarinda.com/rs7mei2026/mobile/
Radar Samarinda – Aktual & Terpercaya.



