Foto: Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (Abdi/Media Kaltim)
SAMARINDA – Menghadapi tantangan disrupsi digital dan pergeseran pola konsumsi informasi di kalangan generasi muda, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, bersama Direktur Radar Media, Adhi Abdhian, merancang sebuah agenda besar berupa event kolaborasi strategis. Rencana ini dibahas dalam pertemuan hangat di Lobby Hotel Mercure Samarinda, Senin (20/7/2026).
Kolaborasi tersebut didasari atas kesadaran bersama bahwa pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda di Kalimantan Timur merupakan segmen krusial yang akan menentukan arah masa depan industri informasi dan literasi daerah. Sinergi ini dirancang untuk menjembatani dunia akademis dengan praktisi media profesional.
Dalam diskusi tersebut, Hetifah Sjaifudian mengungkapkan, dirinya sangat antusias untuk membuka ruang tantangan baru melalui kegiatan edukasi yang langsung menyentuh civitas akademika dan organisasi kepemudaan.
“Kita bisa bikin program kerja bersama antara institusi kami dengan Media Kaltim Network,” ujar Hetifah.
Lebih lanjut, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim ini memaparkan gagasan mengenai struktur acara yang ideal, dengan menempatkan Media Kaltim sebagai motor penggerak utama kegiatan di lapangan.
“Bagaimana kalau misalnya tadi, mitranya dari kampus, lalu Media Kaltim yang menjadi host acara sekaligus narasumber utamanya,” cetusnya.
Ia tidak menampik di dalam kegiatan itu akan mengundang mahasiswa dari berbagai kampus di Kaltim, bahkan sasarannya langsung ke publik yang lebih luas.
Hetifah juga menekankan pentingnya melibatkan ekosistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari tenaga pendidik hingga organisasi kesiswaan di tingkat dasar dan menengah untuk membangun pondasi literasi yang kuat.
“Kita kumpulkan ketua-ketua OSIS, para Duta Bahasa, Duta Pariwisata, atau duta apa saja yang ada di daerah, monggo kita wadahi bersama,” tambahnya.
Bahkan pihaknya menyatakan kesiapan dalam memfasilitasi jalannya acara tersebut. Rencana tersebut direspon positif oleh Adhi. Perwakilan jajaran Media Kaltim Network menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung memfasilitasi program edukasi ini, terlebih Media Kaltim memiliki kedekatan historis dengan komunitas akademis di Kaltim.
“Kami memang dari dulu lebih bersiap dan fokus aktivitasnya ke sekolah serta mahasiswa,” ungkap Adhi.
Ia juga menambahkan bahwa investasi mengikat generasi muda melalui literasi sejak dini, merupakan strategi mutlak bagi keberlanjutan media mainstream yang sehat.
“Ini adalah langkah jangka panjang yang sangat strategis,” tegasnya.
Event kolaborasi ini akan dimatangkan dalam waktu dekat dengan melibatkan beberapa kampus lokal, termasuk mengoptimalkan peran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus-kampus sebagai bagian dari implementasi nyata literasi digital di Benua Etam.
Pewarta: Abdi
Editor : Muhammad Rafi’i



