Foto: Koperasi Merah Putih di Kelurahan Harapan Baru, Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyatakan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Program tersebut dinilai mampu membantu memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat kelurahan.
“Program ini tentu sangat baik untuk masyarakat. Pemkot Samarinda juga memberikan dukungan penuh agar koperasi ini bisa berjalan maksimal,” ujar Celni.
Ia mengungkapkan, pengembangan koperasi di Samarinda saat ini terus berjalan. Dari 59 kelurahan yang ada, sebagian sudah memasuki tahap pembangunan dan persiapan operasional.
“Sekarang sudah ada 21 titik yang sedang berproses. Bahkan dua lokasi sudah selesai dibangun dan salah satunya hari ini ikut diresmikan,” katanya.
Menurut politisi Partai NasDem tersebut, keberadaan koperasi diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.
“Kita ingin roda ekonomi masyarakat bisa bergerak lebih baik. Harapannya kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih ringan,” ungkapnya.
Tak hanya menyediakan sembako murah, koperasi Merah Putih juga direncanakan menghadirkan berbagai layanan lain bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok hingga layanan kesehatan.
“Nantinya bukan hanya sembako murah, tetapi juga ada layanan lain seperti klinik pengobatan dan kegiatan sosial untuk warga,” jelas Celni.
Ia juga menilai koperasi tersebut dapat menjadi wadah bagi petani lokal untuk menyalurkan hasil panen mereka.
Karena itu, keterlibatan petani disebut menjadi bagian penting dalam pengembangan koperasi.
“Petani lokal harus dilibatkan supaya hasil panen mereka bisa terserap dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, sistem harga juga harus diperhatikan agar tetap menguntungkan petani namun tidak memberatkan masyarakat sebagai konsumen.
Selain itu, Celni berharap pengelolaan koperasi nantinya melibatkan tenaga kerja lokal yang mampu bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami berharap pekerja yang terlibat berasal dari putra daerah sendiri dan pengelolaannya dilakukan secara transparan,” pungkasnya.(adv/dprdsamarinda)
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



