Wajah Baru Mal SCP, Bakal Buka Akhir Tahun 2026 Ini

SAMARINDA – Samarinda Central Plaza (SCP) tengah bersolek. Pusat perbelanjaan yang telah menjadi bagian dari Kota Samarinda selama sekitar 25 tahun itu menjalani peremajaan besar-besaran, namun tetap beroperasi seperti biasa dan ditargetkan menampilkan wajah baru pada akhir 2026.

Peremajaan atau rejuvenation dilakukan secara bertahap di sejumlah bagian gedung, mulai dari eksterior, interior, fasilitas publik, hingga area parkir.

Marketing Communication Supervisor SCP, Yolanda Widyanti Susilo, mengatakan operasional mal tidak dihentikan selama proses renovasi berlangsung.

“Selama masa peremajaan ini kita tidak pernah tutup. Selalu buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam,” ujar Lola, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, pengerjaan dilakukan dengan membagi area renovasi sehingga aktivitas pengunjung tetap dapat berjalan.

“Jadi memang kita bergantian. Ada area yang lagi direnovasi, kemudian di sampingnya sudah buka, nanti lanjut area lain lagi,” jelasnya.

Dirancang Arsitek Budi Pradono

 

Proyek rejuvenation SCP dirancang oleh Budi Pradono, arsitek kontemporer Indonesia yang dikenal melalui pendekatan desain berbasis riset, inovasi, dan konsep ramah lingkungan.

Budi merupakan pendiri sekaligus pimpinan Budi Pradono Architects (BPA) yang didirikan pada 2005. Ia merupakan lulusan Arsitektur Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Berlage Institute, Rotterdam, Belanda.

Baca Juga:   Puskesmas Sempaja Pindah ke Gedung Baru, Wali Kota Samarinda: Ini Penting untuk Kesehatan Masyarakat

Pengalaman internasionalnya antara lain pernah bekerja di Beverley Garlick Architects di Sydney, International Design Consultants di Jakarta-San Francisco, serta Kengo Kuma & Associates di Tokyo.

Dalam proyek SCP, pendekatan arsitektur tersebut diterapkan melalui pembaruan pada tampilan eksterior, interior, fasilitas publik hingga infrastruktur pendukung.

Pada bagian eksterior, wajah gedung diperbarui dengan konsep arsitektur yang terinspirasi dari karakter Sungai Mahakam, melalui elemen visual dinamis yang menyerupai gelombang sungai.

Selain itu, dikembangkan pula area hijau di bagian atap atau green rooftop yang mendukung konsep bangunan ramah lingkungan sekaligus dapat menjadi ruang publik baru.

Pintu masuk utama SCP juga diperbarui untuk menghadirkan tampilan yang lebih modern dan menarik bagi pengunjung.

Peremajaan juga menyasar interior gedung. Desain plafon koridor diperbarui dengan tampilan lebih rapi dan modern, dilengkapi pencahayaan yang lebih terang.

Sejumlah eskalator baru dipasang di area atrium utama untuk mempermudah akses dan pergerakan pengunjung antarlantai.

Fasilitas publik seperti toilet, ruang menyusui atau nursery room, serta musala juga mendapatkan pembenahan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Baca Juga:   DPKH Ungkap Peluang Bisnis Peternakan di Kaltim Masih Terbuka Lebar

Perubahan turut dilakukan terhadap komposisi ruang dan tata letak tenant melalui re-programming agar lebih sesuai dengan perkembangan perilaku konsumen modern.

Sejumlah ruang yang sebelumnya kosong juga akan dioptimalkan kembali, termasuk eks-ruang bioskop lama dan bekas ballroom, untuk diisi anchor tenant maupun brand ritel baru.

Area Parkir dan Kebersihan Dibenahi

WhatsApp Image 2026 08 31 at 19.34.35

Rehabilitasi juga mencakup sistem perparkiran, mulai dari penataan ruang, peningkatan keamanan hingga pengelolaan kebersihan.

Standar kebersihan lingkungan juga diperketat di seluruh kawasan mal untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung keindahan kota.

Salah satu fasilitas yang tetap menjadi daya tarik pengunjung adalah bioskop. Lola mengatakan area lantai tiga yang menjadi lokasi bioskop telah lebih dahulu menjalani proses rejuvenation.

“Untuk area lantai paling atas, kita sebut lantai tiga, memang sudah duluan rejuvenation-nya. Area bioskop sudah rampung,” ungkapnya.

Saat ini, pengerjaan mulai bergerak menuju lantai dasar. Sejumlah area telah ditutup sementara untuk proses renovasi.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat SCP berhenti beroperasi. Masyarakat tetap dapat datang untuk berbelanja maupun menikmati tenant dan fasilitas yang masih dibuka.

Baca Juga:   Andi Harun Tegaskan Penanganan Banjir Program Super Prioritas di Paripurna DPRD

Lola mengakui, salah satu tantangan selama proses peremajaan adalah memberikan informasi kepada masyarakat bahwa SCP tetap beroperasi.

“Dari kita harus berjuang menginformasikan bahwa kita memang masih buka,” ujarnya.

Manajemen menargetkan seluruh proses peremajaan SCP dapat rampung pada akhir 2026.

“Kita estimasi di akhir tahun ini sudah bisa opening semuanya,” kata Lola.

Peremajaan tersebut sekaligus menjadi momentum SCP menyambut usia ke-25 tahun pada November mendatang.

Lola berharap wajah baru SCP dapat kembali menjadikan pusat perbelanjaan tersebut sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat Samarinda.

“Harapannya pasti menjadi destinasi favorit masyarakat Samarinda lagi seperti yang dulu-dulu,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi SCP yang mudah diakses menjadi salah satu keunggulan yang ingin terus dipertahankan.

Manajemen juga berharap SCP dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan menghadirkan berbagai kebutuhan dalam satu kawasan, mulai dari belanja, fesyen hingga hiburan.

“Kalau mau belanja ada di SCP, mau fashion ada di SCP. Jadi semuanya ada di SCP,” pungkas Lola.

Penulis: Hanafi
Editor: Nicha R

BERITA POPULER