DPRD Samarinda Soroti Belum Pastinya Anggaran Porprov, Persiapan Kontingen Terancam Terganggu

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Ketidakpastian anggaran untuk kontingen Kota Samarinda yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 menjadi perhatian DPRD Samarinda.

Pasalnya, berbagai kebutuhan teknis harus dipersiapkan jauh sebelum ajang olahraga tingkat provinsi itu digelar pada November mendatang.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan hingga kini pendanaan bagi kontingen masih menunggu alokasi melalui APBD Perubahan. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kesiapan atlet maupun ofisial.

“Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu sejumlah persiapan awal atlet dan ofisial,” ujar Novan.

Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan seperti pemesanan penginapan, transportasi atlet, hingga berbagai keperluan teknis lainnya harus dipenuhi sebelum anggaran perubahan disahkan.

“Kalau berbicara normatif, anggarannya memang akan dialokasikan di anggaran perubahan. Tapi persoalannya, ada kebutuhan yang harus dipenuhi lebih awal. Ini yang harus dicarikan langkah penyelesaiannya,” katanya.

Novan mengungkapkan, seluruh cabang olahraga telah menyampaikan usulan kebutuhan anggaran kepada KONI Samarinda.

Baca Juga:   Wali Kota Samarinda Apresiasi Terobosan Menhan Prabowo untuk Babinsa Wilayah Kodam VI/Mulawarman

Seluruh usulan itu juga telah melalui tiga kali proses verifikasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda untuk memastikan besaran anggaran sesuai dengan kebutuhan.

“Verifikasi sudah dilakukan sampai tiga kali. Jadi angka yang muncul sudah sesuai peruntukan dan efisien. Persoalannya sekarang anggaran itu memang belum ada,” ungkapnya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran kontingen Samarinda diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.

Namun, besaran dana yang akan dialokasikan tetap bergantung pada kemampuan keuangan daerah yang saat ini masih menghadapi tekanan fiskal.

“Jangan sampai pendapatan dan belanja tidak seimbang, apalagi kita juga berkomitmen menyelesaikan utang daerah pada 2026 agar tidak kembali menjadi beban di 2027,” jelasnya.

Selain anggaran, Novan menyebut kepastian cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov Kaltim di Kabupaten Paser juga belum diputuskan.

Hingga kini, KONI Samarinda masih menunggu hasil rapat yang akan menentukan apakah seluruh 64 cabang olahraga masuk dalam agenda pertandingan.

“Dari 64 cabang olahraga, apakah semuanya akan dipertandingkan atau tidak. Ini sedang ditunggu oleh KONI Samarinda supaya proses persiapan masing-masing cabor bisa lebih terarah,” tuturnya.

Baca Juga:   Andi Harun Sentil Legislator Dapil Samarinda Yang Diduga Alokasikan Pokir Ke Daerah Lain

Ia berharap keputusan mengenai anggaran maupun daftar cabang olahraga dapat segera ditetapkan.

Dengan begitu, seluruh persiapan kontingen Samarinda dapat berjalan sesuai rencana dan para atlet memiliki waktu yang cukup untuk memaksimalkan persiapan menghadapi Porprov Kaltim 2026.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER