Nama Sekda Definitif Samarinda Segera Diumumkan, Gubernur Klaim Hanya Teken Tanpa Nama

Foto: Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Polemik panjang pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda tampaknya memasuki babak akhir. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud memastikan surat rekomendasi terkait Sekda Samarinda telah ia tandatangani dan kini tengah diproses di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim.

Namun di balik kabar percepatan tersebut, muncul pertanyaan baru: gubernur mengaku tidak mengetahui siapa nama pejabat yang akan menduduki posisi birokrasi tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda itu.

Rudy Mas’ud mengatakan surat tersebut langsung ia tindak lanjuti setelah menerima kunjungan Wali Kota Samarinda Andi Harun di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Senin (30/3/2026).

“Suratnya sudah saya terima kemarin. Yang masuk ini bukan untuk penjabat (Pj), tetapi untuk Sekda definitif,” ujar Rudy saat ditemui di Kantor BPK RI Perwakilan Kaltim, Jalan M Yamin, Selasa (31/3/2026).

Ia memastikan proses administratif kini berada di tangan BKD Kaltim sebelum diserahkan kembali ke Pemerintah Kota Samarinda.

“Insya Allah urusannya sudah beres semua,” katanya.

Baca Juga:   6 OPD Belum Lelang Dikebut Selesai Februari

Meski demikian, pernyataan Rudy memantik perhatian publik ketika ia menyebut tidak mengetahui nama calon Sekda yang direkomendasikan dalam dokumen tersebut.

“Saya hanya tanda tangan saja. Di situ tidak ada namanya, hanya tertulis Sekda Kota Samarinda,” ucapnya.

Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya terkait mekanisme pengambilan keputusan dalam proses pengisian jabatan strategis tersebut, mengingat posisi Sekda merupakan motor penggerak utama birokrasi daerah.

Di sisi lain, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengaku belum menerima langsung surat rekomendasi tersebut. Namun ia menyambut positif kabar penandatanganan oleh gubernur.

“Suratnya belum sampai ke saya. Tapi alhamdulillah kalau sudah ditandatangani Pak Gubernur. Atas nama Pemkot Samarinda kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Andi Harun menegaskan, jika rekomendasi telah diterima pemerintah kota dalam waktu dekat, maka penetapan Sekda definitif bisa segera dilakukan.

“Kalau rekomendasinya selesai minggu ini, satu nama Sekda definitif akan keluar minggu ini juga. Misalnya besok saya terima, maksimal dua hari setelahnya sudah ada,” jelasnya.

Saat ini terdapat tiga kandidat kuat yang bersaing memperebutkan kursi Sekda Samarinda. Ketiganya merupakan hasil seleksi manajemen talenta dan uji kompetensi teknis yang digelar pertengahan Maret 2026 dan diumumkan BKPSDM Samarinda pada 26 Maret lalu.

Baca Juga:   Pj Gubernur Kaltim Dukung Pemerintahan Baru, Harapan Besar untuk Prabowo-Gibran

Tiga nama tersebut yakni Kepala BPKAD Samarinda Ananta Fathurrozi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkot Samarinda Marnabas, serta Inspektur Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti.

Meski proses disebut hampir rampung, dinamika yang terjadi sebelumnya, seperti mulai dari lamanya proses rekomendasi hingga ketidakjelasan tahapan administratif, yang sempat memicu kekhawatiran akan terganggunya stabilitas birokrasi di lingkungan Pemkot Samarinda.

Kini publik menunggu apakah penetapan Sekda definitif benar-benar berjalan cepat seperti yang dijanjikan, atau kembali tersendat di meja administrasi pemerintahan.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER