Foto: Proyek Teras Samarinda Tahap Dua. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot Samarinda) kembali berencana memusatkan perayaan malam pergantian tahun di kawasan Teras Samarinda. Kebijakan ini dinilai efektif untuk mengendalikan kerumunan sekaligus meminimalkan risiko gangguan keamanan dan kebakaran.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan pemusatan perayaan, termasuk aktivitas kembang api, merupakan bagian dari strategi pengamanan malam tahun baru yang telah dibahas bersama Forkopimda.
“Kami harapkan perayaan petasan difokuskan di satu tempat saja, di Teras Samarinda, demi keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Andi Harun.
Menurutnya, pemusatan lokasi perayaan memudahkan aparat dalam melakukan pengawasan serta pengendalian massa, dibandingkan jika aktivitas kembang api tersebar di berbagai titik kota.
Selain aspek keamanan, kebijakan ini juga diambil untuk menekan risiko kebakaran dan kecelakaan, yang kerap meningkat saat masyarakat menyalakan petasan secara mandiri di lingkungan permukiman.
Pemkot bersama TNI-Polri dan instansi terkait akan menyiapkan skema pengamanan terpadu di kawasan Teras Samarinda, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengendalian akses masuk guna mencegah kepadatan berlebih.
Di luar lokasi utama perayaan, Pemkot tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar atau penggunaan petasan berlebihan di lingkungan padat penduduk.
“Kita ingin masyarakat bisa merayakan pergantian tahun dengan aman, tertib, dan penuh kegembiraan, tanpa mengorbankan keselamatan bersama,” pungkas Andi Harun.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



