Kobaran api melahap bangunan di Gang Selamet, Jalan Diponegoro Samarinda, Jumat dini hari. (Foto: Dimas/Media Kaltim)
SAMARINDA – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Gang Selamet, Jalan Diponegoro, tak jauh dari Hotel Bumi Senyiur, Jumat (2/10/2025) sekitar pukul 04.30 Wita. Api membesar tepat menjelang waktu salat Subuh, membakar bangunan semi permanen dan menyebar cepat di permukiman padat.
Kobaran api dilaporkan membubung tinggi hingga radius belasan kilometer. Beberapa saksi mata mendengar tiga kali suara ledakan keras saat api masih berkobar. Informasi awal menyebutkan sedikitnya 20 bangunan hangus terbakar, disertai sejumlah kendaraan yang ikut dilalap si jago merah.
Puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk tangki air. Namun kondisi gang sempit menjadi kendala besar. Mobil tangki tidak bisa masuk langsung ke titik api sehingga petugas dan relawan harus memperpanjang selang ke dalam gang. “Pemadam tangki sulit mengakses menuju dalam, jadi lebarkan selang saja,” ujar seorang relawan di lapangan.
Di lokasi, api tampak menyambar atap bangunan. Petugas damkar berjibaku menyemprotkan air dari berbagai sisi, bahkan sebagian personel naik ke atap untuk menembakkan air langsung ke pusat api. Asap tebal mengepung kawasan, sementara warga berusaha menyelamatkan barang berharga sambil ikut membantu menarik selang.
Berkat kesigapan tim Pemadam Kebakaran Kota Samarinda dibantu relawan, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam lebih. Hingga pagi, tim masih melakukan tahap pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Situasi perlahan terkendali, meski warga masih diliputi kepanikan.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Aparat berwenang menyatakan akan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pewarta: Dimas
Editor: Agus S



