SAMARINDA – Malam Nisfu Sya’ban yang seharusnya penuh berkah justru berakhir dengan peristiwa tragis di Jalan Gatot Subroto Gang 11, Kelurahan Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Tiga rumah dan beberapa kendaraan hangus terbakar pada Kamis malam (13/02/2025) sekitar pukul 17.37 Wita.
Kobaran api dengan cepat melalap dua rumah beton, satu rumah kayu, dua unit mobil roda empat, dan satu unit motor. Dugaan sementara, api berasal dari pengolahan bumbu soto di salah satu rumah.
“Api dengan cepat membesar karena bangunan terbuat dari kayu,” ujar Kabid Pemadam dan Penyelamatan Disdamkar Samarinda, Teguh Setiawardana.
Petugas pemadam kebakaran dan relawan menghadapi tantangan berat dalam upaya memadamkan api. Jalan sempit dan kerumunan warga menghalangi pergerakan mereka.
“Kami menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran berukuran besar, namun beberapa di antaranya tidak bisa masuk karena jalan yang sempit,” lanjutnya
Setelah hampir dua jam berjuang melawan api, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kompor atau korsleting listrik, namun pihak berwajib masih melakukan investigasi lebih lanjut.

Dalam insiden ini, seorang warga yang hendak menyelamatkan rumahnya pingsan dan harus dilarikan ke ambulans. Selain itu, sempat terjadi kericuhan ketika beberapa warga berebut selang dengan petugas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menghalangi petugas dalam bertugas. Petugas damkar dan relawan sudah terlatih dan berpengalaman dalam menangani kebakaran,” tegasnya
Teguh juga menjelaskan bahwa petugas tidak bisa langsung menyemprotkan air sebelum aliran listrik dipadamkan oleh PLN. Hal ini untuk menghindari risiko tersetrum listrik karena air merupakan penghantar listrik.
“Kami mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mohon pengertian dan kerja sama dari semua pihak,” pungkasnya.
Penulis: Dimas
Editor: Nicha R