spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

RT Jadi Sub Pangkalan Guna Cegah Harga Gas Subsidi Melambung

Foto: Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto (Hadi Winata/Radar Samarinda)

 

SAMARINDA – Polemik kelangkaan gas Elpiji 3 kg bersubsidi yang didasari oleh masalah pendistribusian yang sebelumnya dilarang untuk diecer di warung-warung, mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto menegaskan bahwa distribusi LPG harus diawasi dengan ketat agar tidak merugikan warga dan tidak terjadi kelangkaan.

“Ini menjadi penting, mengingat bulan Ramadhan segera tiba. Kami akan mengambil langkah untuk mengantisipasi agar tidak berkelanjutan,” jelas Rusdi.

Oleh karena itu, ia menjelaskan skema RT sebagai sub pangkalan untuk mendistribusikan gas Elpiji 3 kg bersubsidi, dengan tepat dan mempermudah warga mendapatkan gas Elpiji tanpa harus berebut di pangkalan.

“Pasca pencabutan aturan dari pusat, kita tetap harus mewaspadai agar tidak jadi lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Rusdi menambahkan, pihaknya telah menyepakati penggunaan Kartu Tanda Pembelian Gas LPG (KTPG) sebagai langkah untuk meminimalisir distribusi gas yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga:   Kombes Pol Hendri Umar Resmi Jabat Kapolresta Samarinda, Kapolda Tekankan Pentingnya Kontinuitas

“KTPG ini dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi. Jadi nanti kita kan memprioritaskan pembeli dengan KTPG ini,” tutupnya.

Rusdi berharap, kelangkaan gas cepat teratasi dan tidak terjadi lonjakan harga. Menurutnya, permasalahan ini merupakan hal ihwal yangmenyangkut hajat hidup masyarakat, terkhusus masyarakat miskin.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER