Reses di Sungai Pinang, Arie Wibowo Siap Bantu Perbaikan Langgar

Suasana Sosialisasi Perda di RT. 3 Kelurahan Bandara, Sungai Pinang (Foto: Abdi/Media Kaltim)

SAMARINDA – Pertemuan hangat antara anggota DPRD Kota Samarinda dan warga JL. AM. Sangaji RT. 3, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, tidak hanya membahas sosialisasi regulasi daerah, tetapi juga menjadi wadah penyerapan aspirasi sosial dan keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, dan Pakar Komisi III, Dr. Ahmad Thomas Robert Hutauruk, merespons langsung kebutuhan warga terkait sarana ibadah lokal serta dampak sosial banjir di kawasan pemukiman warga.

Thomas menjelaskan, kesejahteraan tidak melulu berbicara tentang bantuan dana tunai, melainkan juga rasa aman dan terhindar dari kerugian materiil akibat bencana tahunan.

“Sejahtera itu enggak hanya bagi-bagi uang, Pak,” ungkap Thomas.

Ia merinci berbagai bentuk kerugian yang dialami masyarakat bantaran sungai saat banjir melanda, mulai dari sektor ekonomi hingga barang rumah tangga.

“Di situ kan orang bekerja, terutama swasta, karena banjir kan enggak masuk kerja dia, berarti potong gaji. Yang kedua, warung-warung makan enggak ada yang beli. Belum lagi kerusakan material, mulai dari kulkas, TV, perabotan rumah tangga, baju hancur semuanya. Jadi kita totalkan Rp1,4 miliar,” tambah Thomas.

Baca Juga:   Dikucur Rp 280 Miliar, Rekonstruksi Pasar Pagi Bakal 4 Lantai, Ada Food Court Menghadap Sungai Mahakam

Mewakili warga RT. 3 Kelurahan Bandara, perwakilan pembawa acara menyampaikan keluhan mendesak terkait fasilitas ibadah di lingkungan mereka yang membutuhkan perbaikan fisik.

“Kami mau menyampaikan kalau kondisi atap langgar di lingkungan kami ini sudah mengalami kerusakan, sehingga dapat mengganggu kenyamanan, keamanan masyarakat saat beribadah,” ujar salah satu warga.

Menanggapi permohonan tersebut, Arie Wibowo langsung memberikan jawaban tegas. Ia menjelaskan mekanisme bantuan yang dialokasikan secara pribadi agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat tanpa terkendala aturan legalitas formal.

“Kalau buat masjid, insya Allah oke. Bismillah lah Bu ya, insya Allah malam Jumat kita bersedekah,” tegas Arie Wibowo.

Arie Wibowo mengungkapkan bahwa wilayah Kelurahan Bandara bukan merupakan tempat yang asing baginya. Ia memiliki kenangan masa kecil di tempat tersebut, sehingga tergerak untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

“Alhamdulillah bisa kembali lagi, siapa tahu apa yang bermanfaat di sini saya bisa bantu,” jelasnya.

Pewarta: Abdi
Editor: Nicha R

BERITA POPULER