Bau Tak Sedap Ganggu Aktifitas Warga di Bendungan Lempake

SAMARINDA – Bau tak sedap mengganggu aktivitas warga dan pedagang di sekitar Jembatan Bendungan Lempake, Samarinda, pada Rabu (16/9/2026). Aroma menyengat tersebut tercium hingga radius 10 meter dari titik bendungan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi air bendungan tampak menghitam dan tidak mengalir akibat musim kemarau. Di sekitar area jembatan, terlihat pula imbauan bertuliskan “Jangan Buang Sampah di Sungai” yang dipasang pada lembaran kardus untuk memperingatkan warga yang melintas.

Nur Kasiyati (45), menjadi salah satu pedagang makanan yang mengeluhkan bau tak sedap tersebut. Ia mengeluhkan kondisi yang sudah berlangsung selama kurang lebih sepekan terakhir ini. Menurutnya, kombinasi cuaca kemarau dan penumpukan limbah sampah, membuat aroma busuk makin kuat.

“Pasti terganggu sekali karena baunya. Airnya tidak mengalir karena kemarau. Dampaknya ke jualan, pembeli jadi jarang ada yang mau makan di tempat,” ujar Nur saat diwawancarai.

Selain karena air yang menggenang, tumpukan sampah rumah tangga menjadi penyebab utama munculnya bau menyengat tersebut. Oknum tidak bertanggung jawab sering memanfaatkan situasi malam hari, untuk membuang sampah langsung ke sungai.

Baca Juga:   Langgar Jam Operasional Ramadan, Kafe di Citra Niaga Terancam Dibubarkan

“Kalau malam, sekitar jam 1 atau jam 2, ada saja orang dari mana-mana yang buang sampah langsung masuk ke dalam bendungan. Makanya sempat dituliskan larangan buang sampah di sana,” tambahnya.

Para pedagang dan warga setempat berharap pemerintah daerah serta pihak terkait dapat segera mengambil tindakan nyata, untuk pengerukan atau pengerjaan saluran air di kawasan Bendungan Lempake. Langkah pengerukan dinilai penting agar alirannya kembali lancar dan limbah yang menggenang tidak terus merugikan ekonomi warga sekitar.

Pewarta: Dimas
Editor: Muhammad Rafi’i

BERITA POPULER