spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ramadan Tiba, Cabai di Samarinda Alami Lonjakan Harga Dua Kali Lipat

Foto: Potret Pedagang Cabai di Pasar Segiri (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, harga sejumlah bahan pokok cenderung mengalami lonjakan harga jelang bulan suci Ramadan. Terkhusus komoditas, seperti cabai dan bawang-bawangan, selalu mengalami kenaikan harga.

Dalam tinjauan Radar Samarinda di Pasar Segiri, Jum’at sore (28/1/2025). Harga cabai mengalami lonjakan tajam, mencapai Rp100 – Rp110 ribu per satu kilogram. Berdasarkan wawancara ke beberapa pedagang, harga cabai merangkak naik dari kisaran Rp50 ribu, hingga kini, menyentuh Rp110 ribu dalam rentang waktu satu bulan terakhir.

Salah satu pedagang cabai, Yuli (40) mengaku harga cabai memang mengalami kenaikan signifikan dibanding komoditas lainnya.

“Iya mas, harga cabai memang naik setiap minggu, dari Rp55, Rp60 ribu, sampai hari ini mencapai Rp100 hingga Rp110 ribu,” ungkapnya.

Meski harga cabai mengalami lonjakan, Yuli mengatakan, masyarakat Samarinda tetap membeli cabai seperti biasa walaupun mengalami lonjakan. Hal itu dikarenakan komoditas cabai merupakan kebutuhan bahan pokok masyarakat yang biasa disajikan sejak sebelum Ramadan.

Baca Juga:   Empat Bulan Sejak Diresmikan, Begini Kata Pengunjung Teras Samarinda

“Alhamdulillah, masih sama mas, ada saja yang membeli,” pungkasnya.

Senada dengan Yuli, pedagang Pasar Segiri, Sulastri (55) mengakui bahwa komoditas cabai mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir.

“Cabai naik mas, kalau bawang merah, bawang putih, dan tomat memang ada kenaikan Rp5 ribu,” bebernya.

Sebelumnya dalam kerja bakti parkiran Pasar Segiri, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, Nurrahmani mengungkapkan, bahwa kenaikan harga terjadi pada hampir semua bahan pokok, meskipun dalam kisaran yang masih terkendali. Namun, cabai menjadi komoditas yang mengalami kenaikan harga paling signifikan.

“Rata-rata memang ada kenaikan, sekitar Rp500 sampai Rp.1000 rupiah. Tapi yang paling signifikan itu cabai,” ujarnya, Jum’at (28/2/2025).

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan tinjauan langsung terhadap bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Segiri. Dalam tinjauannya, harga cabai terjadi kenaikan dari setengah bulan lalu.

“Sekitar setengah bulan yang lalu, harganya masih di kisaran Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram. Sekarang sudah mencapai Rp100 hingga Rp110 ribu,” imbuhnya.

Walaupun terjadi kenaikan harga, tidak menurunkan minat masyarakat Samarinda khususnya pengunjung Pasar Segiri untuk membeli. Menyiasati hal itu, Disdag Samarinda telah mengadakan pasar murah untuk menekan beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga.

Baca Juga:   DPRD Samarinda Sebut Taman PKK Perlu Dipasangi Spanduk Larangan Khusus

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER