PKS Kaltim Mantapkan Arah Program 2026, Seluruh Arahan Pusat Wajib Turun ke Daerah

SAMARINDA — DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh arahan pusat—mulai visi-misi, delapan program unggulan, hingga 35 indeks kerja—diturunkan secara utuh hingga ke tingkat kabupaten/kota. Penegasan tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (29/11/2025).

Ketua DPW PKS Kaltim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan percepatan pelaksanaan Rakerwil dilakukan sebagai tindak lanjut dari amanat Rakernas, yang mewajibkan wilayah segera merampungkan agenda kerja tahun 2026 sebelum akhir tahun.

“Alhamdulillah hari ini kami menindaklanjuti amanat Rakernas. Arahan pusat harus kita turunkan ke wilayah dan seluruh DPD. Karena tahun 2025 tinggal satu bulan, maka Rakerwil kita percepat agar implementasi bisa dimulai pada 2026,” ujarnya.

Rakerwil dibuka dengan pemutaran video sambutan Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf, yang menekankan dua mandat penting: penguatan kaderisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurut Ardiansyah, pesan tersebut akan menjadi acuan seluruh DPD di Kaltim.

“Penekanan beliau jelas, yaitu kaderisasi dan pelayanan publik. Ini yang harus diturunkan sampai ke level daerah agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:   Rakorda Demokrat Kaltim, Bambang Soepriyadi Didapuk Jadi Plt Ketua

Forum yang dihadiri ketua bidang dari seluruh DPD se-Kaltim ini fokus membahas delapan program unggulan serta 35 indeks kerja yang telah menjadi standar nasional PKS. Seluruh materi dibedah dalam komisi-komisi sebelum dituangkan ke dalam rencana kerja wilayah.

“Kita bahas secara detail, terutama delapan program unggulan dan indeks kerjanya. Hasilnya masih dibahas dan akan disempurnakan dalam forum ini,” kata Ardiansyah.

Salah satu arahan pusat yang dipastikan diterapkan di daerah adalah penguatan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan program ketahanan keluarga. Menurut Ardiansyah, agenda ini memiliki dampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.

“RKI dan ketahanan keluarga akan menjadi fokus kerja daerah karena menyentuh pelayanan dasar masyarakat,” tegasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai persiapan Pemilu 2029, Ardiansyah menyatakan bahwa strategi, termasuk figur yang akan diusung, baru akan ditentukan setelah pembahasan resmi dalam Rakerwil.

“Kalau sekarang saya belum bisa bicara. Kita tunggu hasil pembahasan komisi,” ujarnya.

Melalui Rakerwil ini, Ardiansyah menegaskan bahwa seluruh struktur PKS di Kalimantan Timur akan bekerja selaras dengan arahan nasional. Pemantapan program, sinkronisasi visi, serta penguatan kader menjadi prioritas yang harus diterjemahkan hingga level kabupaten/kota.

Baca Juga:   Komisi IV DPRD Kaltim Kunker ke DPMD Kukar

“Arahannya tetap sama. Visi-misi, delapan program unggulan, dan 35 indeks kerja akan kita terapkan dalam kerja-kerja wilayah dan DPD,” pungkasnya.

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

BERITA POPULER