SAMARINDA — Partai Amanat Nasional (PAN) Samarinda mulai memanaskan mesin politik jauh sebelum pertarungan elektoral berikutnya. Targetnya tidak tanggung-tanggung merebut tujuh kursi DPRD Kota Samarinda sekaligus membuka jalan menuju posisi pimpinan legislatif.
Target tersebut ditegaskan Ketua DPD PAN Samarinda, Suparno, saat pelantikan serentak pengurus DPC PAN di 10 kecamatan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Selasa (18/8/2026).
Menurut Suparno, konsolidasi struktur partai menjadi langkah awal untuk menerjemahkan target politik tersebut ke tingkat akar rumput.
“Hari ini, 18 Agustus 2026, Partai Amanat Nasional melakukan pelantikan DPC-DPC 10 kecamatan se-Kota Samarinda yang langsung dilantik oleh Ketua DPW PAN Kaltim, Bapak Erwin Izharuddin,” ujar Suparno, Selasa (18/8/2026).
Setelah struktur DPC terbentuk, PAN Samarinda menargetkan penguatan organisasi hingga tingkat ranting yang berbasis di kelurahan.
“Kita terus bergerak membentuk sampai ke ranting, ranting itu adalah kelurahan-kelurahan. Semoga di 59 kelurahan bisa terbentuk. Ini lagi dibahas tanggalnya karena kita sudah jalan semua,” ungkapnya.
Terkait peta persaingan dan dinamika regulasi pemilu yang masih berkembang, Suparno menyatakan pihaknya sengaja menghadirkan penyelenggara pemilu dalam forum Rakerda guna mematangkan kesiapan internal.
“Di Rakerda ini juga kita ada pembicara dari KPU. Nanti kita dengarkan dari KPU bagaimana, apakah seperti rumor yang terpisah oleh pusat atau masih tetap sama. Apakah terbuka, apakah tertutup, kita juga sampai hari ini belum bisa menjawab itu,” jelasnya.
Kendati dinamika sistem pemilu masih dinamis, PAN Samarinda menegaskan komitmen penuh untuk mengejar target elektoral yang diamanatkan langsung oleh pimpinan wilayah.
“Terlepas dari itu, PAN siap. Seperti yang diungkapkan Ketua DPW tadi, kita dikasih kewajiban tujuh kursi di Samarinda. Mau tidak mau kita harus kerja keras, upayakan supaya itu bisa tercapai,” tegas Suparno optimistis.
Menghadapi proyeksi dominasi pemilih generasi Z, Suparno memastikan PAN Samarinda telah menyiapkan strategi komunikasi digital yang adaptif melalui tim khusus.
“Gen-Z itu biasanya kan memakai medsos ya. Hari ini semua kader PAN diwajibkan untuk main medsos. Jadi memang ada tim-tim yang bergerak untuk itu,” jelasnya.
Pewarta: Abdi
Editor: Nicha R



