Foto: TPS yang dipenuhi oleh sampah. (Istimewa)
SAMARINDA — Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda tahun ini disertai aturan khusus yang cukup berbeda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengajak warga ikut menjaga kebersihan kota dengan cara sederhana: menunda membuang sampah selama dua hari lebaran.
Melalui Surat Edaran Wali Kota Nomor 600.1.15.2/0772/100.12, masyarakat diminta tidak membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pada hari H dan H+1 Idul Fitri, yang diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda akan memfokuskan tenaga kebersihan pada penanganan lonjakan sampah malam takbiran serta pembersihan area pelaksanaan salat Idul Fitri.
Agar pengelolaan sampah tetap terkendali, warga diimbau melakukan pembuangan terakhir pada H-1 lebaran atau sekitar 20 Maret 2026, dengan batas waktu maksimal pukul 21.00 Wita.
Setelah itu, masyarakat diminta menyimpan sampah rumah tangga masing-masing hingga layanan kembali normal.
Aktivitas pembuangan sampah dijadwalkan kembali berjalan seperti biasa pada H+2 lebaran atau sekitar 23 Maret 2026, dengan jam operasional TPS mulai pukul 18.00 hingga 06.00 Wita.
Tak hanya soal jadwal pembuangan, Pemkot Samarinda juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan saat tradisi ziarah kubur.
Peziarah diminta tidak meninggalkan sampah di area pemakaman demi menjaga kenyamanan dan kesucian lingkungan religi.
Selain itu, warga diimbau tidak membuang sampah ke sungai serta mulai membiasakan penggunaan tas belanja guna ulang saat berbelanja kebutuhan lebaran. Upaya ini menjadi bagian dari langkah pengurangan sampah plastik sekali pakai di kota tersebut.
Pemerintah juga mengajak masyarakat memanfaatkan kembali kantong plastik yang masih layak pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kebijakan ini, Pemkot Samarinda berharap momen Idul Fitri tidak hanya menjadi waktu untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga kesempatan bersama menjaga kebersihan kota agar tetap nyaman selama masa libur hari raya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



