SAMARINDA – Operasi Zebra Mahakam 2025 yang digelar Polresta Samarinda selama 14 hari, sejak 17 hingga 30 November, resmi berakhir dengan hasil positif. Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode, menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode operasi tahun lalu terdapat tujuh kasus kecelakaan, sementara pada 2025 hanya empat kejadian. Penurunan ini disebut sebagai bukti bahwa kombinasi langkah penindakan dan edukasi memberikan dampak nyata.
Selama pelaksanaan operasi, petugas menerapkan penindakan hukum dan teguran, disertai kegiatan preemtif serta preventif di lapangan. Dari hasil penindakan, tercatat 403 kendaraan ditilang dan 910 pelanggaran diberi teguran. Sementara itu, empat kasus kecelakaan lalu lintas menjadi catatan selama periode operasi. Selain penindakan, jajaran Sat Lantas juga melaksanakan berbagai kegiatan edukasi, seperti penyuluhan yang mencapai 8.591 kegiatan, penyebaran lebih dari 6.000 leaflet, banner, dan stiker, serta 1.367 kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh). Petugas Turwali juga menangani 6.477 kegiatan humanis dalam rangka pendekatan kepada masyarakat.
Meski angka kecelakaan menurun, Kompol La Ode mengungkapkan masih maraknya pelanggaran di lapangan, khususnya tidak menggunakan helm. Ia kembali menekankan bahwa helm berperan besar dalam mengurangi fatalitas saat kecelakaan. Imbauan juga ditujukan kepada pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar tidak mengendarai kendaraan bermotor dan memilih alternatif transportasi yang lebih aman.
Penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tetap berjalan selama operasi. Setiap pelanggar yang menerima surat konfirmasi diberi waktu 14 hari untuk memberikan respons. Jika tidak memberikan konfirmasi, datanya akan dikirim ke SAMSAT untuk proses pemblokiran STNK.
Meski Operasi Zebra telah selesai, Kompol La Ode menegaskan bahwa kegiatan patroli dan penegakan hukum tidak akan berhenti. Sat Lantas kini bersiap menghadapi Operasi Lilin menjelang libur Natal dan Tahun Baru, mengingat pada masa liburan aktivitas masyarakat meningkat, namun kepatuhan berkendara justru cenderung menurun. Ia memastikan jajarannya akan terus memberikan edukasi demi meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di Samarinda.
Pewarta: Dimas
Editor: Agus S



