SAMARINDA – Sebuah insiden kecelakaan tragis terjadi di Jalan PM Noor, tepat di depan Gang Tepian (dekat SPBU), Kelurahan Sempaja Selatan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.00 WITA. Seorang mitra pengemudi (driver) Shopee Food dilaporkan dalam kondisi kritis setelah ditabrak sepeda motor Honda Stylo yang melaju kencang, sesaat setelah dirinya selesai menolong korban kecelakaan lain di lokasi yang sama.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Andi Muhammad Samandani—yang akrab disapa Sam—peristiwa ini bermula ketika sebuah mobil mendadak keluar dari arah Gang Tepian. Dari kejauhan, terdengar suara decitan ban yang cukup keras akibat pengereman mendadak.
“Posisinya dari arah Gang Tepian keluar mobil dan saya denger suara dencetan ban ngerem. Nah, motor (lain) mungkin belum siap rem, jadi nabrak mobil yang keluar gang tersebut,” ujar Sam saat menceritakan awal mula kejadian.
Melihat insiden itu, sang driver Shopee Food yang saat itu sedang berada di sebuah warung dekat gang langsung bergegas keluar untuk memberikan pertolongan. Aksi heroiknya berhasil mengevakuasi korban pertama, yang kemudian langsung melanjutkan perjalanan setelah kondisinya dipastikan aman.
Nahas, petaka justru menimpa sang driver Shopee Food sesudahnya. Sam menjelaskan bahwa korban diduga hendak menyeberang kembali ke tempat motornya diparkir karena masih harus mengantarkan pesanan pelanggan. Di saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor Honda Stylo yang dikendarai seorang remaja melaju kencang dari arah Sempaja menuju PM Noor.
Karena posisi korban berada di tengah jalan dan motor melaju dalam kecepatan tinggi, benturan keras tidak dapat terhindarkan. Korban yang saat itu sedang berjalan kaki langsung terkapar di tengah jalan.
Dari pantauan Mediakaltim.com di lapangan, kondisi driver Shopee Food pasca-tabrakan mengalami luka yang sangat serius. Korban dilaporkan sempat mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan suara ngorok di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan luka parah di bagian hidung serta area bawah mata. Tim medis yang tiba di lokasi langsung memasangkan cervical collar (penyangga leher) pada korban sebelum mengevakuasinya.
Sementara itu, pengendara Honda Stylo yang merupakan seorang remaja pria hanya mengalami luka-luka ringan dan tampak syok berat di lokasi kejadian.
Saat ini, kedua korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan unit ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian setempat pun diharapkan segera melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan beruntun tersebut. (Dim)
Pewarta: Dimas



