Heboh Range Rover Putih Berpelat KT 1, Pemprov Kaltim Tegaskan Bukan Mobil Dinas yang Dikembalikan

Foto: Kolase – Perbandingan unit kendaraan dinas yang berada di Jakarta dengan Kendaraan yang dipakai oleh Gubernur Kaltim saat beroperasional Senin, 2 Maret 2026. (Diskominfo Kaltim dan Rizky/Media Kaltim)

SAMARINDA — Di tengah proses pengembalian mobil dinas mewah Gubernur Kalimantan Timur senilai Rp8,49 miliar, publik kembali dihebohkan dengan beredarnya video dan foto di media sosial yang memperlihatkan kendaraan Range Rover berplat KT 1 melintas di jalanan Samarinda.

Kemunculan mobil berwarna putih dengan jenis yang disebut-sebut serupa Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e itu memicu pertanyaan publik, lantaran sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyatakan unit mobil dinas yang menjadi polemik masih berada di Jakarta dan belum pernah digunakan.

Apalagi siang tadi di Ibu Kota Nusantara, saat pelantikan pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kaltim, mobil KT 1 tersebut digunakan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, memastikan kendaraan yang viral di media sosial bukanlah mobil dinas yang sedang dalam proses pengembalian.

Baca Juga:   Rekap KPU Kabupaten Kota Se-Kaltim, Rudy-Seno Ungguli Petahana dengan 55,73% Suara

“Tidak sama, tidak sama. Coba lihat dari samping, itu pelatnya KT 1. Itu mobil pribadi gubernur. Ada dua kendaraan pribadi beliau, yang putih dan Defender hitam,” tegas Faisal saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (2/3/2026).

Ia menegaskan mobil dinas Range Rover yang menjadi polemik hingga kini belum keluar dari Jakarta dan bahkan belum pernah digunakan sama sekali.

“Mobil ini belum jalan, masih di Jakarta, belum digunakan sama sekali. Plastik pelindungnya masih ada, pelat nomor pun belum keluar. Saya jamin itu bukan mobil yang kami rilis hari ini,” ujarnya.

Faisal juga menolak berspekulasi terkait kesamaan spesifikasi kendaraan pribadi gubernur dengan mobil dinas yang dibatalkan pembeliannya. Menurutnya, urusan kendaraan pribadi bukan ranah pemerintah.

“Saya tidak mengurus urusan pribadi. Misalnya seseorang punya mobil perusahaan dan juga mobil pribadi dengan merek sama, itu tetap berbeda kepemilikan,” katanya memberi analogi.

Penyedia Sebut Jenis Bisa Serupa

Direktur CV Afisera Samarinda, Subhan, selaku penyedia kendaraan sebelumnya juga mengakui kendaraan yang viral kemungkinan memiliki jenis serupa, namun belum tentu memiliki spesifikasi identik dengan unit yang kini dikembalikan ke penyedia.

Baca Juga:   Siap Gratiskan Biaya Kuliah, Rudy-Seno Bakal Sulap Kaltim Seperti Jerman

Menurutnya, perbedaan detail spesifikasi tidak dapat dipastikan hanya dari tampilan luar kendaraan.

“Itu jenis yang sama, tapi spesifikasinya belum bisa terlihat jelas. Bisa saja berbeda dengan kendaraan yang sekarang dikembalikan,” jelas Subhan.

Sebagaimana diketahui, CV Afisera Samarinda telah resmi menyetujui keputusan Pemprov Kaltim untuk mengembalikan unit Range Rover senilai Rp8,49 miliar, dengan mekanisme pengembalian dana penuh ke kas daerah setelah proses serah terima kendaraan selesai.

Di tengah polemik yang berkembang, Faisal memastikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tidak mempermasalahkan keputusan pembatalan pengadaan mobil dinas tersebut.

Untuk sementara waktu, gubernur akan kembali menggunakan kendaraan operasional lama milik pemerintah daerah.

“Pak gubernur tidak ada masalah. Beliau akan menggunakan mobil operasional yang ada dulu. Jika medan berat, beliau juga sering menggunakan kendaraan pribadi karena memang senang menyetir sendiri saat meninjau infrastruktur,” tutup Faisal.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER