SEPAKU – Upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan kalangan legislatif di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hartono Basuki, kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) ke-5 terkait Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah perwakilan warga yang antusias mengikuti pemaparan mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Hartono Basuki menegaskan bahwa Perda Nomor 9 Tahun 2023 merupakan landasan hukum yang disusun untuk memperkuat implementasi pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi.
Ia menilai generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang kuat mengenai ideologi bangsa agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
“Perda ini menjadi dasar hukum agar pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat diterapkan secara lebih luas di masyarakat, terutama untuk generasi muda,” ujar Hartono.
Lebih lanjut, ia mengatakan penguatan wawasan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Karena itu, sosialisasi perda dinilai penting agar masyarakat memahami peran dan tanggung jawab dalam menjaga nilai persatuan, toleransi, serta semangat nasionalisme.
Menurut Hartono, penerapan nilai Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, semangat gotong royong, saling menghormati, dan cinta tanah air dapat terus terjaga.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan bangsa serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya wawasan kebangsaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.
Editor: Andi Desky



