Foto: Konsolidasi Partai Gerindra Kota Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Partai Gerindra Kota Samarinda mulai menegaskan arah politiknya menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029.
Dalam konsolidasi internal yang melibatkan pengurus tingkat kota hingga ranting, nama Ketua DPC Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, resmi disiapkan sebagai calon yang akan diusung.
Sekretaris DPC Gerindra Samarinda, Mujianto, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama seluruh struktur partai, sekaligus respon atas aspirasi kader di tingkat bawah.
“Kami dari arus bawah, mulai PAC sampai ranting, sepakat mengusung Bapak Helmi Abdullah sebagai calon Wali Kota Samarinda 2029,” ujar Mujianto, Jumat (5/5/2026) malam.
Menurutnya, dukungan terhadap Helmi bukan tanpa dasar. Selain menjabat Ketua DPRD Samarinda, Helmi dinilai memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pengalaman memimpin lembaga legislatif daerah.
“Beliau ini kader senior, sudah tiga periode di DPRD, pernah jadi wakil ketua dua periode, dan sekarang Ketua DPRD Samarinda. Pengalaman itu menjadi modal kuat,” katanya.
Mujianto menambahkan, keputusan mengusung Helmi juga diperkuat oleh hasil pemetaan dan survei internal partai yang menunjukkan potensi elektoral cukup baik.
“Secara internal sudah ada survei yang kami lakukan, dan itu menjadi salah satu pertimbangan utama,” ujarnya.
Di sisi lain, Helmi juga disebut telah melakukan komunikasi dengan pimpinan partai di tingkat provinsi hingga pusat sebelum nama tersebut diumumkan ke publik.
“Beliau sudah meminta izin dan menyampaikan rencana ini kepada pimpinan partai. Alhamdulillah mendapat dukungan untuk dipersiapkan,” kata Mujianto.
Meski sudah menetapkan figur bakal calon, Gerindra menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi dianggap penting untuk memastikan mesin politik berjalan efektif menuju 2029.
“Sekarang yang paling penting adalah konsolidasi organisasi dulu. Semua struktur harus bergerak solid,” ujarnya.
Selain dukungan internal, Gerindra juga membuka peluang membangun koalisi dengan partai lain pada Pilwali mendatang.
Menurut Mujianto, kerja sama politik menjadi bagian penting dalam peta pertarungan ke depan.
“Koalisi tentu kami terbuka. Semakin banyak kekuatan yang bergabung, semakin besar peluang kemenangan,” katanya.
Sementara itu, pembahasan mengenai calon wakil wali kota yang akan mendampingi Helmi belum dilakukan. Gerindra menyebut hal tersebut masih terlalu dini dan akan disesuaikan dengan dinamika politik ke depan.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



