Foto: Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Komitmen Pemerintah Kota dan DPRD Samarinda dalam memperkuat fasilitas penunjang pelayanan kepolisian kembali ditunjukkan melalui rampungnya pembangunan Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda.
Peresmian asrama tersebut menjadi bagian dari agenda besar Kepolisian Republik Indonesia yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersamaan dengan peresmian RS Bhayangkara TK IV Samarinda, Rusun Sepaku Polres Penajam Paser Utara (PPU), hingga gedung kantor dan fasilitas umum di KM 13 Karang Joang Balikpapan.
Bagi DPRD Samarinda, pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata, melainkan investasi jangka panjang dalam mendukung kualitas pelayanan keamanan dan kesejahteraan personel kepolisian di Kalimantan Timur.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menegaskan pihak legislatif sejak awal memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan asrama tersebut.
Dukungan itu disebut dilakukan mulai dari pengawalan pengadaan lahan hingga pembahasan anggaran.
“Kami di DPRD Samarinda mendukung penuh program dari Bapak Kapolri, khususnya pembangunan Wisma Polri ini. Dari penyediaan lahan, jalur administrasi, hingga penganggaran semuanya kami kawal bersama,” ujar Celni.
Ia menjelaskan, pembahasan anggaran proyek tersebut sebenarnya telah selesai sejak tahun sebelumnya.
Karena itu, pembangunan asrama tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran yang belakangan diterapkan pemerintah daerah di sejumlah sektor.
Menurut Celni, seluruh proses pembangunan kini telah tuntas secara fisik dan siap dimanfaatkan.
“Kalau untuk status anggarannya sebenarnya sudah clear dari tahun lalu, jadi tidak terganggu dengan efisiensi anggaran yang berjalan sekarang. Proses fisiknya juga sudah selesai seratus persen,” katanya.
Dalam keterangannya, Celni juga mengungkapkan nilai pembangunan fasilitas tersebut mencapai sekitar Rp65 miliar.
Angka itu dinilai sebanding dengan kualitas bangunan dan fasilitas yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan personel kepolisian.
“Nilainya kurang lebih Rp65 miliar. Memang cukup besar, tetapi sebanding dengan kapasitas dan fasilitas yang dibangun di dalam wisma tersebut,” ungkapnya.
Keberadaan Asrama Tunggal Panaluan Presisi sendiri diproyeksikan menjadi tempat tinggal yang layak bagi anggota muda Polri maupun taruna yang baru memulai penugasan di wilayah Kaltim.
DPRD Samarinda berharap fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan kenyamanan personel sekaligus berdampak terhadap optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin fasilitas ini menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi taruna-taruna Polri yang baru bertugas, sehingga bisa mendukung motivasi dan kinerja mereka selama menjalankan tugas di daerah ini,” tutup Celni.(adv/dprdsamarinda)
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



