Foto: Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari saat membeli olahan UMKM Lokal. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Legislatif Basuki memberikan apresiasi atas Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diwarnai dengan kegiatan sosial yang memberi dampak langsung bagi masyarakat Samarinda.
Senin (22/9/2025), halaman Makodim 0901/Samarinda di Jalan Gajah Mada mendadak ramai oleh warga yang datang untuk berburu kebutuhan pokok murah, menerima paket sembako, sekaligus memeriksakan kesehatan secara gratis.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, turut hadir dalam kesempatan tersebut. Ia menyebut, rangkaian kegiatan itu menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir dalam fungsi pertahanan negara, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang kian menantang.
“Kita tentu bersyukur TNI turun langsung menghadirkan pasar murah, membagikan sembako, hingga layanan kesehatan. Itu sangat membantu, terutama bagi warga dengan daya beli terbatas,” ungkap Celni.
Politisi perempuan itu menilai, program sosial yang digelar jelang puncak HUT TNI pada 5 Oktober nanti memperlihatkan hubungan erat antara prajurit dan rakyat.
Sinergi ini, lanjutnya, layak diteruskan secara konsisten agar manfaatnya tidak hanya sesaat, tetapi terasa jangka panjang.Ia pun mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan yang ada.
“Bukan hanya sembako atau belanja murah, pemeriksaan kesehatan gratis juga penting. Dengan begitu warga bisa menjaga stamina dan mencegah penyakit sejak dini,” jelasnya.
Celni menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi contoh konkret bagaimana aparat pertahanan bisa berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan di daerah.
Tak hanya membantu meringankan beban ekonomi, menurutnya, program sosial itu juga sejalan dengan tema nasional ‘TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju’.
Senyum warga yang membawa pulang sembako dan antre untuk pemeriksaan kesehatan menjadi tanda bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan. Bagi Celni, itulah esensi perayaan HUT ke-80: sederhana, bermakna, dan dekat dengan rakyat.
“Pesan dari peringatan ini tersampaikan dengan baik, dimana TNI tidak berdiri terpisah dari rakyat, melainkan hadir untuk memperkuat fondasi sosial bangsa,” tutupnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



