DLH Samarinda Disiagakan Selama Iduladha, Warga Diminta Peduli Limbah Kurban

Foto: Penyembelihan sapi kurban di Jalan Wolter Monginsidi, Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiagakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membantu menjaga kebersihan kota selama pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi penumpukan sampah dan limbah sisa penyembelihan hewan kurban di berbagai titik.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan petugas DLH akan bersiaga selama dua hari untuk membantu masyarakat dan panitia kurban menjaga kebersihan lingkungan.

“Jika memerlukan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup, saya juga sudah siagakan selama dua hari ini untuk membantu kebersihan lingkungan dan kota kita,” ujarnya.

Selain menyiapkan petugas kebersihan, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pengelolaan limbah kurban.

Menurut Andi Harun, sisa penyembelihan yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan bau tidak sedap hingga memicu gangguan kesehatan.

Karena itu, pemerintah telah menyampaikan imbauan kepada jajaran kelurahan, RT, hingga panitia kurban agar bersama-sama memastikan lokasi penyembelihan tetap bersih setelah kegiatan selesai.

Baca Juga:   Hetifah Sebut Penulisan Ulang Sejarah Nasional Harus Indonesia-Sentris dan Relevan untuk Generasi Muda

“Ayo kita sama-sama jaga kebersihan Samarinda,” tandasnya.

Ia menekankan bahwa area pemotongan hewan harus segera dibersihkan usai proses distribusi daging kurban dilakukan.

Penanganan sampah dan limbah dinilai penting agar lingkungan tetap nyaman bagi masyarakat sekitar.

“Kita sudah mengimbau mulai dari tingkat pemerintah kota sampai ke tingkat kelurahan untuk bersama-sama dengan RT memperhatikan masalah limbah kurban,” katanya.

Andi Harun berharap suasana Kota Samarinda tetap bersih dan sehat setelah perayaan Iduladha berlangsung. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Menurutnya, menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kesadaran bersama dari seluruh warga.

“Insya Allah besok dan lusa Samarinda kembali bersih, tidak hanya sampah tapi juga bau supaya tidak berpotensi mendatangkan penyakit,” tutup Andi Harun.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER