Viral Terekam CCTV Pencuri Wanita Berdaster di Alaya, Pelaku Diamankan Polsek Sungai Pinang

SAMARINDA — Sebuah video berdurasi 24 detik mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai grup WhatsApp warga, pada Selasa (4/8/2026).

Dalam rekaman singkat tersebut, tampak seorang wanita mengenakan daster bermotif yang terlihat robek di beberapa bagian. Wanita itu memegang tas belanjaan berwarna biru, sambil menggandeng seorang anak perempuan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi di sebuah toko ritel brand ternama yang berlokasi di kawasan Jalan Bukit Alaya, Kecamatan Sungai Pinang. Perempuan tersebut diduga kuat tertangkap basah saat mencoba melancarkan aksi pencurian.

Berdasarkan penelusuran mediakaltim.com di lapangan, terduga pelaku menyasar produk makanan siap saji dalam jumlah besar.

Saat diinterogasi oleh staf toko dalam video tersebut, terduga pelaku terus mengelak dan berupaya melangkah pergi begitu saja. Namun, aksinya berhasil dicegah oleh sejumlah karyawan yang menahannya di area luar ritel.

Karyawan ritel menegaskan bahwa tindakan wanita tersebut tidak bisa dibantah, karena perbuatannya telah terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV toko.

Baca Juga:   Gara-gara Gas Bocor, Tiga Rumah di Jalan Marsda A Saleh Hangus Terbakar

“Aksinya terekam CCTV,” ujar salah satu karyawan dalam potongan video yang beredar.

Tak hanya itu, ini bukan kali pertama pelaku beraksi di toko ritel yang berada di kawasan Bukit Alaya. Lokasi tersebut dikabarkan sudah dua kali menjadi sasaran pelaku. Bahkan, modus serupa diduga kuat kerap menyasar beberapa toko grosir lain di wilayah sekitarnya.

Menanggapi video viral tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengonfirmasi bahwa terduga pelaku saat ini sudah berada di kantornya.

“Untuk terduga pelaku sudah diamankan. Dan dari pihak yang dirugikan saat ini sudah datang ke Polsek untuk membuat laporan resmi,” terang AKP Aksarudin Adam, saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Ia menambahkan, saat ini jajarannya tengah mendalami kasus tersebut untuk menindaklanjuti laporan dari pihak manajemen ritel. “Ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut ya,” pungkasnya.

Pewarta: Dimas
Editor : Muhammad Rafi’i

BERITA POPULER