SAMARINDA – Dispar Kaltim Gelar Lomba Fotografi dan VPotensi ekonomi kreatif Kalimantan Timur tak hanya ingin dipamerkan, tetapi juga dipetakan dan diperkuat. Melalui Lomba Foto dan Vlog Ekraf 2026 bertema “Ekraf Kuat, Kaltim Hebat”, Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim mengajak masyarakat mengangkat wajah ekonomi kreatif daerah melalui karya visual sekaligus membantu pemerintah mendata para pelaku ekraf, khususnya subsektor fotografi.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Dispar Kaltim untuk menggelorakan kreativitas masyarakat sekaligus memperkenalkan beragam potensi ekonomi kreatif yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim.
PIC Lomba Foto Ekraf 2026 Dispar Kaltim, Angga Perdana, mengatakan lomba tersebut memiliki tujuan lebih luas dibanding sekadar mencari karya foto terbaik.
“Jadi, salah satunya lewat lomba ini nanti kami bisa mendata teman-teman pelaku ekonomi kreatif fotografi di Kalimantan Timur,” ujar Angga.
Menurutnya, fotografi merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Karena itu, lomba tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali lebih banyak pelaku kreatif sekaligus melihat potensi yang berkembang di masing-masing daerah.
Peserta pun diberikan keleluasaan untuk menentukan objek yang ingin diangkat. Berbagai potensi seperti wastra, kuliner, kriya maupun subsektor ekonomi kreatif lainnya dapat menjadi materi karya.
“Misalnya di Kota Balikpapan ada wastra, silakan diangkat wastranya. Kalau ada kuliner, silakan angkat kuliner,” jelasnya.
Konsep serupa diterapkan pada kategori vlog. PIC Lomba Vlog Ekraf 2026 Dispar Kaltim, Fatqurozi, mengatakan peserta dapat memilih satu potensi ekonomi kreatif yang menjadi unggulan di daerahnya untuk kemudian dikemas dalam sebuah karya video.
Namun, karya yang dihasilkan tidak hanya dituntut menampilkan produk akhir. Peserta justru didorong memperlihatkan proses di balik produk ekonomi kreatif tersebut.
“Misalkan kuliner, dia mulai dari bahannya, mulai dari dapurnya seperti apa. Jadi, tidak langsung ke hasil, tetapi lebih kepada proses,” kata Fatqurozi.
Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku ekraf yang diangkat dalam karya.
Sebab, ketika ditampilkan dalam sebuah vlog, pelaku usaha juga terdorong memperhatikan kualitas, tampilan hingga kreativitas produknya.
Selain ekonomi kreatif, unsur pariwisata juga disarankan hadir dalam karya peserta. Potensi destinasi wisata di masing-masing daerah dapat menjadi latar yang memperkuat cerita tentang ekraf Kaltim.
“Disarankan memang latar belakangnya ada kepariwisataan, jadi ada dua, ekonomi kreatif dan pariwisatanya juga,” ujarnya.
Lomba ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP Kaltim. Peserta dapat mengikuti secara perorangan maupun dalam tim, khususnya untuk kategori vlog.
Untuk vlog, satu tim dapat mengirimkan maksimal tiga karya. Kreativitas peserta menjadi salah satu aspek penting penilaian, termasuk bagaimana mengolah footage, editing dan mengemas cerita agar menarik perhatian serta memiliki potensi viral.
Sementara itu, untuk kategori fotografi, setiap karya harus atas nama satu orang peserta.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada perlombaan. Dispar Kaltim juga menyiapkan coaching clinic yang rencananya digelar di Creative Hub pada 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut terbuka bagi peserta lomba maupun masyarakat umum.
Coaching clinic akan menghadirkan konten kreator Julak Atuy serta fotografer asal Balikpapan, Ikhsan, untuk memberikan pembekalan terkait vlog dan fotografi.
Pada 27 Agustus 2026 mendatang, karya peserta juga akan dipamerkan. Sebanyak 30 karya foto yang terpilih akan dicetak dan dipajang dalam pameran tersebut.
“Dari semua peserta kita ambil 30 dan kita cetak. Nanti kita pajang. Di antara 30 itulah nanti yang mungkin akan dipilih juara satu, dua dan tiga,” terang Fatqurozi.
Sementara untuk kategori vlog, karya peserta akan ditayangkan secara daring dan menjadi bagian dari rangkaian penilaian hingga pengumuman pemenang.
Batas akhir pendaftaran sekaligus pengumpulan karya ditetapkan pada 20 Agustus 2026. Pemenang kategori foto dan vlog akan diumumkan pada 28 Agustus 2026. Hadiah yang disiapkan berupa uang tunai, piala dan piagam penghargaan.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Nicha R



