Foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendorong agar kepemimpinan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) tetap dipegang putra daerah menyusul percepatan pergantian Direktur Utama Muhammad Yamin.
Sebagai salah satu pemegang saham, Andi Harun menegaskan pergantian direksi merupakan kewenangan pemegang saham mayoritas, yakni Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Pergantian direksi sepenuhnya menjadi kewenangan pemilik saham mayoritas. Kami menghargai itu karena merupakan bagian dari sistem hukum perseroan, “ kata Andi Harun kepada Radar Samarinda, Senin (30/3/2026).
Meski demikian, ia berharap keputusan tersebut mempertimbangkan tidak hanya aspek teknis perbankan, tetapi juga psikologi masyarakat karena Bankaltimtara merupakan bank milik daerah.
Menurutnya, figur putra daerah layak diprioritaskan selama memiliki kapasitas dan kompetensi profesional.
“Kita berharap bank ini tetap bisa dipimpin orang daerah selama memenuhi kualifikasi dan kapabilitas sebagai pimpinan bank,” ujarnya.
Ia menilai pimpinan dari daerah memiliki tanggung jawab emosional lebih kuat terhadap masyarakat.
Namun, Andi Harun menegaskan pilihan tersebut tidak boleh dipaksakan apabila tidak tersedia sumber daya perbankan lokal yang memenuhi standar.
Pergantian Muhammad Yamin menjadi sorotan karena dilakukan saat masa jabatan periode keduanya (2024-2028) masih tersisa sekitar dua tahun.
Yamin sebelumnya dikukuhkan kembali melalui RUPS Lainnya pada 5 April 2024.Andi Harun menyebut publik wajar mempertanyakan alasan pergantian lebih awal apabila tidak ditemukan persoalan krusial dalam laporan direksi.
“Kalau laporan direksi diterima dan tidak ada hal krusial, tentu publik akan bertanya alasan pergantian sebelum masa jabatan berakhir,” katanya.
Ia menegaskan secara normatif keputusan tersebut sah karena merupakan kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di mana pemerintah provinsi memegang saham mayoritas.
Sementara itu, proses pergantian dirut telah memasuki tahap lanjutan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelesaikan uji kemampuan dan kepatutan terhadap dua kandidat, yakni Romy Wijayanto dan Amri Mauraga.
Kedua nama tersebut telah disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam RUPS Bankaltimtara Tahun Buku 2025 di Harum Resort Balikpapan pada 5 Maret 2026.
Sebagai pemegang saham minoritas, Pemerintah Kota Samarinda menyatakan menghormati keputusan akhir RUPS dan berharap manajemen baru mampu meningkatkan kinerja bank serta memberi manfaat bagi perekonomian daerah.
“Kami berharap siapapun yang terpilih dapat bekerja profesional dan membawa manfaat bagi masyarakat Kaltim,” tutup Andi Harun.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



