APBN Diharapkan Mampu Percepat Realisasi Bus Massal di Samarinda

SAMARINDA – Samarinda mulai bersiap mengubah wajah transportasi perkotaan. Bus massal ditargetkan mulai beroperasi pada 2027, dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diharapkan mampu mempercepat realisasinya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyambut positif peluang dukungan anggaran pusat untuk pengembangan transportasi massal di ibu kota Kalimantan Timur tersebut.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini berkah untuk Kota Samarinda,” ujar Deni, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, dukungan APBN menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat penataan transportasi perkotaan secara menyeluruh.

Kehadiran bus massal diharapkan tidak hanya menyediakan pilihan angkutan bagi masyarakat, tetapi juga membantu titik-titik kepadatan kendaraan yang selama ini mengganggu mobilitas warga.

“Mengurangi kemacetan dan penataan jumlah kendaraan di Kota Samarinda,” tegasnya.

Deni mengatakan pengembangan transportasi massal juga berkaitan dengan upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Semakin banyak warga yang beralih menggunakan angkutan umum, kata dia, semakin besar pula peluang mengurangi volume kendaraan pribadi yang memenuhi jalan.

Baca Juga:   Hilang Kendali, Mahasiswi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Jalan AW Syahranie

Efek lainnya diharapkan terasa pada persoalan parkir liar di tepi jalan yang selama ini turut mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan parkir di tepi jalan,” kata Deni.

Pemerintah Kota Samarinda bersama pihak terkait saat ini terus mematangkan skema teknis operasional hingga pemilihan jenis kendaraan yang paling ideal.

Ukuran armada bus dipastikan telah disesuaikan dengan kontur, lebar, serta kapasitas geometri jaringan jalan yang ada di Samarinda.

“Bus medium yang sesuai dengan kapasitas dan ruas jalan kita,” jelasnya.

Sebagai langkah awal implementasi, layanan bus massal ini akan difokuskan pada pemenuhan trayek di beberapa jalur utama sebelum nantinya diperluas.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Samarinda juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti pembangunan halte dan tempat pemberhentian penumpang yang representatif.

“Tahapannya mungkin satu sampai dua koridor awal,” pungkas Deni.

Pewarta: Abdi
Editor: Nicha R

BERITA POPULER