Foto: Suasana perayaan Hari Kemerdekaan di Kantor DPRD Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda memilih cara berbeda dalam memaknai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, rangkaian kegiatan tetap digelar meriah tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan perayaan kemerdekaan di era sekarang tidak lagi dilakukan dengan perjuangan fisik seperti yang dilakukan para pahlawan pada masa lalu.
Menurutnya, masyarakat saat ini dapat mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang mempererat kebersamaan.
“Kalau dulu tokoh-tokoh kita, para pejuang berjuang mengangkat bambu runcing. Di era kita ini, bagaimana kita merayakan Hari Kemerdekaan dengan cara yang berbeda,” kata Helmi.
Ia menjelaskan, DPRD Samarinda menyiapkan sejumlah kegiatan, di antaranya bazar, berbagai perlombaan, lomba karaoke, hingga jalan sehat sebagai acara puncak.
Kegiatan tersebut juga terbuka bagi keluarga besar DPRD maupun masyarakat, termasuk kalangan wartawan.
Untuk kegiatan jalan sehat, panitia menyiapkan sekitar 700 kupon yang diperuntukkan bagi keluarga besar DPRD Samarinda dan peserta lainnya.
Helmi menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD. Pembiayaan berasal dari kontribusi anggota DPRD serta dukungan para sponsor.
“Dalam suasana efisiensi ini kita tetap mengedepankan bahwa acara ini tetap berjalan, ada dan meriah, tapi tidak menggunakan dana APBD,” ujarnya.
Ia menyebut kepanitiaan telah dibentuk untuk mengatur seluruh rangkaian kegiatan, termasuk menghimpun dukungan pembiayaan dari internal anggota dewan dan pihak sponsor.
“Dananya dari sumbangan. Anggota dewan, sponsor-sponsor semua kita adakan,” katanya.
Helmi berharap perayaan HUT RI tetap menjadi momentum memperkuat kebersamaan tanpa mengabaikan kondisi efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



