SAMARINDA – Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan demi menyongsong bergulirnya kompetisi Liga 1, yang dijadwalkan Kick Off pada 4 September mendatang. Di bawah komando pelatih anyar serta jajaran asisten pelatih yang kini sudah lengkap, tim berjuluk Pesut Etam tersebut siap tancap gas.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengungkapkan bahwa kondisi internal tim saat ini dalam keadaan sangat kondusif dan berjalan normal. Komposisi pemain juga kian komplet, termasuk kembalinya salah satu pilar asing mereka, Pedro, yang telah tiba dan siap bergabung kembali dalam program latihan tim.
“Persiapan tetap terus dilaksanakan. Dengan pelatih baru dan kelengkapan asisten pelatih yang sudah ada, ditambah bergabungnya kembali Pedro, saya pikir kondisi tim normal saja untuk menatap kompetisi pekan pertama nanti,” ujar Dandri saat diwawancarai oleh Mediakaltim.com.
Sebagai langkah krusial dalam pemantapan tim, Borneo FC dijadwalkan memboyong seluruh pemain dan staf pelatih ke Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan selama satu bulan penuh, terhitung mulai tanggal 1 Agustus nanti.
Dandri menjelaskan bahwa pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi TC bukan tanpa alasan. Selain fasilitas sarana latihan (venue) dan suasana kota yang kondusif, alasan utama manajemen adalah untuk membangun fokus dan kebersamaan tim secara utuh.
“Selama di Samarinda, pemain ada yang tinggal di mes dan ada yang di rumah masing-masing. Kalau di sana (Jogja), semua berada dalam satu kesatuan. Manfaatnya agar tim lebih fokus dan chemistry antarpemain terbangun lebih kuat,” tegas Dandri.
Selama menjalani pemusatan latihan di Kota Gudeg, skuad Pesut Etam juga telah merancang sejumlah agenda uji coba untuk mengukur kedalaman tim serta kesiapan skema taktik yang diusung tim pelatih. Meski begitu, pihak manajemen mengaku belum membeberkan siapa saja lawan yang akan dihadapinya nanti.
Menanggapi absennya Borneo FC di ajang turnamen pramusim, Dandri mengaku tidak risau. Meskipun idealnya tim membutuhkan laga pramusim, manajemen dan tim pelatih tetap optimistis program TC mandiri di Yogyakarta ini akan memberikan hasil maksimal sebelum mengarungi padatnya kompetisi reguler dan turnamen lainnya musim ini.
Pewarta: Dimas
Editor: Muhammad Rafi’i



