Foto: Kegiatan KAGAMA Samarinda di kawasan pecinan Kota Samarinda, mulai dari kompleks Citra Niaga hingga Klenteng Thien Ie Kong Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Samarinda menggelar kegiatan susur Wisata Pecinan Samarinda sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) ke-77 dan Dies Natalis KAGAMA ke-67.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara KAGAMA Samarinda mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata sejarahyang dimiliki Kota Tepian.
Pengcab KAGAMA Samarinda menggandeng Pemerintah Kota Samarinda dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) dalam pelaksanaannya.
Ketua Pengcab KAGAMA Samarinda, Reynold Tumpu Panggalu mengatakan, susur Wisata Pecinan merupakan salah satu dari sejumlah agenda yang telah disiapkan untuk menyambut Dies Natalis UGM yang diperingati setiap 19 Desember.
“Ini salah satu rangkaian Dies Natalis UGM ke-77 dan Dies Natalis KAGAMA ke-67. Di daerah, masing-masing cabang diberi kebebasan menyusun kegiatan yang sesuai dengan kondisi daerahnya. Kami memilihkegiatan yang berkaitan dengan budaya,” ujarnya.
Menurut Reynold, kegiatan Dies Natalis tidak hanya berhenti pada susur kawasan Pecinan. Dalam waktudekat, KAGAMA Samarinda juga akan melaksanakanreboisasi di kawasan bekas tambang, yang telah menjadi agenda rutin selama tiga tahun terakhir.
Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan
kunjungan kepada para senior dan sesepuh
KAGAMA yang berada di Kaltim sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat silaturahmi antaralumni.
Saat ini, kata dia, KAGAMA Samarinda memiliki sekitar 500 anggota aktif, sementara data alumni yang telah dihimpun mencapai lebih dari 1.000 orang.
Anggotanya berasal dari berbagai angkatan, mulai lulusanera 1960-an hingga alumni muda yang baru menyelesaikan pendidikan beberapa tahun terakhir.
Ia berharap momentum Dies Natalis kali ini semakin mempererat kekompakan para alumni UGM di Samarinda.
“Harapannya kami semakin kompak dan semakinberguna bagi daerah tempat kami tinggal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal menyambut baik kegiatan susur Wisata Pecinan yang digelar KAGAMA Samarinda.
Menurutnya, kawasan tersebut menyimpan nilai sejarah yang penting dan layak terus dikenalkan kepada masyarakat.
Ia berharap Wisata Pecinan Samarinda dapatdikembangkan menjadi destinasi wisata yang tidakhanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda mengenai sejarah kota.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk menggali sejarah Samarinda. Ini merupakan peninggalan yang tidak boleh dilupakan maupun dihilangkan. Ke depan bisa menjadi objek wisata yangmenambah edukasi bagi anak-anak muda Samarinda dengan konsep wisata yang lebih modern,” ujarnya.
Faisal menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim siap mendukung pengembangan kawasan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci agar potensi wisata sejarah diSamarinda dapat berkembang dan memberimanfaat bagi masyarakat luas.
“Kami siap memberikan dukungan dari provinsi. Membangun kawasan seperti ini harus dilakukanbersama-sama dengan saling merangkul semua pihak,” pungkasnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



