SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim, Jahidin menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-2 dengan tema Perencanaan dan Penganggaran dalam Pemerintahan yang Demokratis di Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Jumat (13/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Jahidin menegaskan pentingnya proses perencanaan dan penganggaran yang dilakukan secara transparan, akuntabel, serta mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam sistem pemerintahan daerah. Menurutnya, setiap tahapan penyusunan anggaran harus dilalui dengan benar agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setiap tahapan perencanaan dan penganggaran harus dilalui sesuai mekanisme yang berlaku. Jangan sampai ada penganggaran yang tidak transparan, tidak memberikan dampak luas, dan justru merugikan masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Jahidin di hadapan peserta kegiatan.
Ia menilai, transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis dan berpihak kepada kepentingan publik. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus disusun secara partisipatif dengan melibatkan aspirasi masyarakat.
Politisi PKB tersebut juga menyinggung sorotan publik terhadap sejumlah kebijakan penganggaran yang dinilai kurang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal tersebut, kata dia, harus menjadi pelajaran agar ke depan pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja.
“Belakangan publik sering menyoroti penganggaran yang tidak berdampak luas, misalnya pengadaan mobil dinas kepala daerah. Jangan sampai hal seperti ini terulang lagi,” tegasnya.
Ia menambahkan, fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD juga bertujuan memastikan setiap kebijakan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap masyarakat semakin memahami proses perencanaan dan penganggaran di pemerintahan, sekaligus dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal kebijakan publik agar lebih transparan dan akuntabel,” pungkasnya.(RS)
Editor: Andi Desky



