Foto: Plt. Kadisdikbud Kaltim, Armin. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Setelah beberapa kali tertunda sejak September lalu, program seragam dan perlengkapan sekolah gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur akhirnya akan segera terealisasi. Mulai 24 November 2025, sebanyak 65 ribu siswa SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, akan menerima paket bantuan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, memastikan seluruh perlengkapan kini tengah dalam tahap akhir produksi dan segera siap disalurkan.
“Insyaallah segera jadi dan tinggal menunggu distribusinya. Kita targetkan mulai dibagikan 24 November, dan paling lambat Desember semua sudah tersalurkan,” ujar Armin.
Program bantuan seragam gratis ini sebelumnya sempat dijanjikan pemerintah akan mulai disalurkan pada September, lalu bergeser ke Oktober. Namun karena proses pengadaan dan produksi yang memerlukan waktu lebih panjang, penyaluran baru dapat dilakukan pada akhir November.
“Proses produksinya harus hati-hati karena jumlahnya banyak dan kualitasnya harus sesuai standar. Tapi yang pasti, sekarang sudah hampir rampung,” kata Armin.
Dalam program ini, setiap siswa akan menerima satu paket seragam senilai Rp1 juta, berisi satu stel seragam abu-abu, tas, dan sepasang sepatu dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp65 miliar.
“Tidak hanya untuk sekolah negeri, tapi juga swasta. Semua siswa di jenjang SMA, SMK, dan SLB mendapatkan hak yang sama,” tegasnya.
Armin menambahkan, program seragam gratis ini merupakan bagian dari kebijakan Gratispol yang digagas Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
Meskipun Pemprov akan menghadapi efisiensi anggaran pada tahun mendatang, Armin menegaskan program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat seperti pendidikan gratis tetap menjadi prioritas utama.
“Beliau (Gubernur dan Wakil Gubernur) tetap konsisten. Walaupun nanti ada pengurangan anggaran, pendidikan dan program Gratispol tetap jalan,” pungkasnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



