Polresta Samarinda Janji Bakal Usut Tuntas Peredaran Pods Berisi Zat Etomidate

SAMARINDA – Peredaran pods getar, jenis narkoba jenis baru berisi zat etomidate, kini mulai memasuki Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Tidak lagi menyangkut jaringan lokal, diduga obat terlarang ini disuplai dan diselundupkan dari jaringan internasional, melalui jalur laut.

Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit Dananjaya, mengungkapkan bahwa secara nasional pasokan etomidate diimpor dari Malaysia dan Singapura. Masuk melalui Kepulauan Riau serta Sumatera Utara. Bahan tersebut kemudian diolah dan didistribusikan dari pusat produksi di Jakarta dan Medan, menuju berbagai daerah.

“Di Samarinda sendiri, pemesanan dilakukan secara daring (online) dan pengiriman barang mayoritas memanfaatkan jalur laut,” ujar Kompol Bangkit.

Dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, Polresta Samarinda berhasil membongkar tiga kasus peredaran etomidate. Pada Juni lalu, petugas menyita 10 cartridge bermerek Single Fighter. Tindakan tegas berlanjut pada Juli dengan penyitaan 59 cartridge dari merek Grape Pineapple dan Thugs. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan jika menemukan kemasan pods dengan merek-merek tersebut.

Mengingat harga per cartridge yang sangat fantastis berkisar antara Rp4 juta hingga Rp7 juta. Pasar utama dari zat terlarang ini menyasar kelompok ekonomi kelas atas. Pihak kepolisian menegaskan tidak ada wilayah yang benar-benar aman dari potensi penyebaran. Mulai dari Tempat Hiburan Malam (THM), kawasan pemukiman, hingga lingkungan kerja.

Baca Juga:   Berakhir Damai, Kasus Video Mesum Pelajar Balikpapan

Bahkan pada awal Mei 2026 lalu, eks kasat Resnarkoba Polres Kukar, harus diciduk. Lantaran terlibat peredaran zat etomidate. Saat itu, ia tertangkap kepemilikan 20 pack etomidate yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Bahkan sudah melakukan 4 kali pengiriman dari Medan.

Menanggapi ancaman ini, Polresta Samarinda berkomitmen memperketat pengawasan dan terus melakukan penyelidikan mendalam. Setiap informasi dari masyarakat akan langsung ditindaklanjuti dengan memperkuat kolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) guna memutus rantai peredaran etomidate hingga ke akar-akarnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Muhammad Rafi’i

BERITA POPULER