SAMARINDA – Bahasa Inspirasi Nasional (BIN) resmi menggelar event perdananya bertajuk Wanita Inspiratif Samarinda. Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow ini menjadi wadah kolaboratif sekaligus langkah awal membuka ruang kreativitas dan sinergi anak muda di Kota Tepian.
Founder BIN, Olief Nur Alifah, menegaskan bahwa BIN tidak sekadar forum pembelajaran bahasa, melainkan wadah yang memaknai bahasa sebagai alat membangun perubahan positif.
“Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini kesempatan untuk menggali potensi, berbagi wawasan, dan menjalin kolaborasi. Saya percaya di ruangan ini ada banyak ide cemerlang dan energi positif untuk menciptakan perubahan,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).
Olief menambahkan, generasi muda harus berani mencoba hal baru dan terus melangkah maju, baik dalam seni maupun keterampilan. “Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan. Karena itu, kita harus berani mencoba hal baru dan berani mempertaruhkan apa yang kita punya,” tegasnya.
Ketua Panitia, Muhammad Zidan Zenitho Fuliana, menjelaskan bahwa tujuan utama BIN adalah menyediakan ruang berekspresi sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.
“Ini langkah awal Bahasa Inspirasi Nasional buat kaum muda supaya punya tempat untuk mengekspresikan ide-idenya. Yang paling penting, tujuan tertinggi kami adalah menyediakan banyak sekali lapangan pekerjaan untuk anak muda,” jelasnya.
Sebagai event perdana, BIN mengangkat tema kesetaraan gender untuk menepis stigma bahwa perempuan tidak bisa melakukan hal-hal besar. “Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa bersinar,” imbuh Zidan.
Acara ini tidak hanya diikuti mahasiswa dan pelajar, tetapi juga menggandeng berbagai pihak seperti HIPMI, KNPI, Pemuda Pancasila, serta tokoh-tokoh besar di Samarinda. “Harapannya, kolaborasi ini makin kuat dan makin besar ke depannya,” pungkasnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Agus S



