spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kesbangpol Kaltim Nyatakan Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024

 

 

 

SAMARINDA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan diadakan pada bulan November nanti, Pemilihan itu digelar di seluruh daerah di Indonesia tak terkecuali dengan Provinsi Kalimantan Timur. Segala persiapan telah dilakukan di 10 Kabupaten/Kota, terutama mengenai kordinasi antar lembaga yang berkaitan dengan Pilkada.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Fatimah Wati, saat ditemui di ruang kerjanya, menuturkan bahwa persiapan demi persiapan terus dilakukan menuju Pilkada Serentak 2024.

“Dengan Pilkada 2024 yang semakin dekat, persiapan demi persiapan telah kami komunikasikan dengan penyelenggara maupun Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di provinsi maupun daerah tingkat II,” tuturnya.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan tentang dana hibah yang diberikan kepada penyelenggara pemilihan kepala daerah, dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Pendanaan itu merupakan hasil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2023 sebanyak 40 persen dan APBD 2024 sebesar 60 dari total hibah.

Untuk KPU sendiri, total dana hibah yang diberikan adalah sebesar Rp 301 miliar. Dana tersebut diberikan secara bertahap untuk pemilihan presiden dan pilkada. Untuk pencairan yang pertama sebesar Rp 120 miliar kemudian pada bulan mei ini akan diberikan sebesar Rp 180 miliar.

Baca Juga:   Kolaborasi Pemkab PPU - Gojek Wujudkan Master Plan Smart City

Berbeda dengan KPU, Bawaslu mendapatkan skema yang sama dengan nilai yang berbeda yaitu totalnya sebesar Rp 134 miliar. Pada pencairan pertama dana yang diberikan sebesar Rp 53 miliar dan pencairan yang kedua sebesar Rp 80 miliar. Semua itu adalah dana untuk menggelar pemilu dan pilkada di seluruh Kabupaten/Kota Kalimantan Timur.

“Untuk Pilkada 2024, kami telah mengantisipasi berbagai kemungkinan hambatan teknis, termasuk penyesuaian dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Republik Indonesia. Koordinasi intensif dengan KPU dan Bawaslu terus dilakukan untuk memastikan kelancaran proses pemilu dan pilkada,” jelas Fatimah.

Selain itu, Kesbangpol juga menjamin asuransi BPJS ketenagakerjaan kepada penyelenggara pemilu sebagai bentuk perhatian kepada insiden yang pernah terjadi di tahun 2019.

“Pilkada serentak diharapkan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan transparan, sejalan dengan partisipasi aktif masyarakat Kaltim dan hasil yang mencerminkan kehendak rakyat,” pangkasnya.

Pewarta : Khoirul Umam
Editor : Nicha R

BERITA POPULER