PENAJAM – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hartono Basuki, kembali menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-5 dengan mengangkat tema “Teknologi Informasi untuk Efektivitas Pengawasan Publik Demokrasi Daerah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Negara, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (14/6/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Hartono Basuki menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat demokrasi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Menurutnya, kemajuan teknologi telah membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara cepat, menyampaikan aspirasi, hingga mengawasi pelaksanaan kebijakan publik secara transparan dan akuntabel.
“Teknologi informasi memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk ikut mengawasi proses penyelenggaraan pemerintahan. Dengan akses informasi yang semakin mudah, masyarakat dapat berperan aktif dalam memastikan kebijakan berjalan sesuai kepentingan publik,” ujar Hartono Basuki di hadapan peserta.
Ia menjelaskan, pengawasan publik merupakan salah satu pilar penting dalam sistem demokrasi. Karena itu, pemanfaatan media digital dan berbagai platform teknologi perlu diimbangi dengan literasi digital yang baik agar informasi yang diterima masyarakat dapat dipahami secara benar dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun disinformasi.
Hartono juga mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi secara bijak sebagai sarana untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun pengawasan terhadap kinerja pemerintah, tanpa mengabaikan etika dalam bermedia digital.
“Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan masyarakat. Teknologi menjadi jembatan yang mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat apabila digunakan secara bertanggung jawab,” katanya.
Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Kecamatan Penajam. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi yang membahas pentingnya transparansi pemerintahan, keterbukaan informasi publik, serta peran masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Melalui agenda PDD ini, DPRD Kalimantan Timur diharapkan terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya demokrasi yang partisipatif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (RS)
Editor: Andi Desky



