Foto: Suasana Reses Anggota DPRD Kota Samarinda oleh Arie Wibowo. (Abdi/Media Kaltim)
SAMARINDA — Penerangan Jalan Umum (PJU) yang minim di kawasan pemukiman menjadi sorotan utama warga Kecamatan Sungai Pinang saat menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo.
Aspirasi tersebut mengemuka dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 yang digelar di Kemoyang Cafe, Jalan Bukit Alaya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Minggu (20/4/2026). Sesi pukul 16.00 hingga 18.00 WITA ini menghadirkan perwakilan RT 93, RT 94, RT 03 Gunung Lingai, serta gabungan Koordinator RT Sungai Pinang.
Pengurus RT 94 mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang gelap pada malam hari meningkatkan kerawanan aksi kejahatan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Lampu jalan di area kami sangat minim sehingga rawan kejahatan malam,” ungkap perwakilan RT 94.
Isu keselamatan pemukiman ini diperkuat oleh perwakilan RT 93 yang mengeluhkan akses jalan kerap tergenang air, serta perwakilan RT 03 Gunung Lingai yang menyoroti perbaikan fasilitas umum demi kenyamanan warga.
“Wilayah kami masih sering kebanjiran karena sistem saluran air belum optimal,” ujar perwakilan RT 93.
Perwakilan RT 03 Gunung Lingai juga menyampaikan aspirasinya terkait akses jalan serta sarana lainnya.
“Perbaikan akses jalan serta sarana fasilitas umum sangat dibutuhkan warga kami,” tutur perwakilan RT 03 Gunung Lingai.
Selain faktor fisik, keselamatan sosial warga juga disentuh oleh gabungan Koordinator RT melalui usulan program pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi pemuda dan pelaku usaha lokal.
“Warga butuh dukungan modal usaha dan pelatihan untuk memulihkan perekonomian lokal,” kata salah satu koordinator.
Menanggapi kekhawatiran warga, Arie Wibowo memastikan penerangan jalan dan keamanan kawasan menjadi agenda prioritas yang langsung ia koordinasikan dengan instansi teknis.
“Kami berkoordinasi dengan dinas teknis agar penerangan jalan dan UMKM terakomodasi,” jelas Arie.
Arie menekankan, kenyamanan serta keselamatan warga adalah hak dasar yang wajib dikawal melalui fungsi pengawasan dan penganggaran di legislatif.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan warga hari ini akan saya kawal ketat,” tegas Arie Wibowo.
Politisi tersebut juga memastikan perbaikan infrastruktur drainase dan jalan akan didorong masuk dalam skema anggaran pembangunan daerah mendatang.
“Pengusulan infrastruktur fisik akan disalurkan melalui Pokir DPRD pada anggaran mendatang,” tambah Arie.
Untuk memastikan titik-titik rawan tersebut tertangani dengan presisi, Arie berjanji akan menjadwalkan peninjauan langsung ke lokasi.
“Saya siap turun ke lapangan mengecek langsung kondisi di pemukiman warga,” pungkas Arie.
Pewarta : Abdi
Editor : Andi Desky



