Gratispol Telah Mengangkat 17.010 Mahasiswa Baru Kaltim, Pemerintah Tetapkan Target 30 Ribu Penerima Tahun Ini

Foto: Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Program bantuan pendidikan Gratispol kembali menunjukkan dampak signifikan bagi pendidikan tinggi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Hingga saat ini, tercatat 17.010 mahasiswa baru asal Kaltim resmi menerima bantuan tersebut, mencakup seluruh jenjang mulai dari diploma hingga pascasarjana dan profesi.

Angka ini memperlihatkan semakin banyak anak muda Kaltim yang mendapat jaminan biaya pendidikan. Bagi sebagian besar penerima, Gratispol menjadi tiket untuk melanjutkan kuliah tanpa beban finansial yang selama ini menjadi kekhawatiran utama keluarga.

Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan total 30.000 mahasiswa dapat memperoleh bantuan pada tahun 2025. Capaian 17.010 penerima menunjukkan bahwa separuh lebih target telah terpenuhi.

“SDM kita haru maju dulu, baru infrastruktur mengikuti. Gratispol adalah komitmen nyata pemerintah agar anak-anak Kaltim punya kesempatan kuliah seluas-luasnya,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.

Dalam program ini, para penerima tersebar di 52 perguruan tinggi di Kaltim, sementara sejumlah lainnya tengah menempuh studi di luar daerah, termasuk kampus-kampus bergengsi nasional hingga universitas di luar negeri.

Baca Juga:   Dua Pemuda Kaltim Terpilih Wakili Indonesia dalam Program Pertukaran Pemuda ke Korea Selatan dan Jepang

Penyaluran bantuan untuk mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menunjukkan angka yang cukup besar. Dalam tiga tahap pengumuman, tercatat 6.025 mahasiswa baru menerima bantuan Gratispol.

Sedangkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim menjadi kategori dengan jumlah penerima terbanyak. Total 11.049 mahasiswa baru sudah mendapatkan Gratispol melalui lima tahap penetapan.

Selain itu,Gratispol tidak hanya menyasar mahasiswa di wilayah Kaltim. Program ini juga menjangkau 888 mahasiswa asal Kaltim yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Mereka tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan tetap mendapatkan dukungan pembiayaan.

Program Gratispol terus menjadi instrumen penting dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim. Dengan capaian yang telah melampaui setengah target, pemerintah optimistis angka 30 ribu penerima dapat tercapai sebelum tahun berakhir. (adv/jer/diskominfokaltim)

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER