Foto: Pelatihan UMKM hasil kerja sama Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Muara Badak, Minggu (14/9/2025).
KUTAI KARTANEGARA – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Muara Badak untuk meningkatkan daya saing melalui inovasi desain dan pemasaran produk. Dorongan itu disampaikan saat membuka pelatihan UMKM hasil kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Muara Badak, Minggu (14/9/2025).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya analis pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi BRIN Indra Rusyadi Adiwijaya, praktisi konten marketing Rizki Adrian, Ketua Persatuan Anggota BPD se-Kecamatan Muara Badak Iskandar, Kepala Desa Muara Badak Ilir Sudriman, serta perwakilan pemerintah desa, aparat keamanan, dan pelaku UMKM setempat.
Hetifah menjelaskan, UMKM masih menghadapi tantangan besar dalam bertahan di tengah persaingan. Berdasarkan data, kurang dari 40 persen UMKM di Indonesia terhubung dengan ekosistem digital, sementara tingkat kegagalan usaha cukup tinggi, yakni 45 persen tidak bertahan lebih dari lima tahun dan 65 persen gulung tikar dalam sepuluh tahun.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM di Muara Badak naik kelas dengan memahami pentingnya desain dan strategi pemasaran. Produk yang baik tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar lebih luas,” ujarnya.
Narasumber BRIN, Indra Rusyadi, menekankan bahwa branding menjadi kunci membangun nilai sebuah produk. “Tanpa branding, kita hanya menjadi penjual. Branding memberi nilai tambah dan pengalaman bagi konsumen. Selain itu, pelaku UMKM harus memiliki mental pengusaha untuk meningkatkan daya saing,” katanya.
Sementara itu, Rizki Adrian menyoroti pentingnya kemasan (packaging) yang tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menciptakan kesan positif bagi calon pembeli. “Packaging yang tepat dapat membedakan produk dari pesaing. Storytelling juga menjadi elemen penting dalam konten marketing,” jelasnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi para pelaku UMKM Muara Badak, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memperluas pasar produk mereka.
(Eky/rls)
Penulis: Andi Desky



