Karhutla Samarinda Hanguskan 2 Hektare Lahan di Betapus, Diduga Sengaja Dibakar OTK

SAMARINDA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kota Samarinda. Kali ini, api membakar sekitar 2 hektare lahan di kawasan Betapus, Jalan Usaha Tani, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (27/10/2026) sore.

Kobaran api sempat mendekati permukiman warga. Asap tebal yang membumbung tinggi juga mengganggu pengguna jalan di sekitar lokasi.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.30 Wita. Petugas gabungan mulai melakukan pemadaman pada pukul 15.43 Wita hingga api berhasil dikuasai sekitar pukul 17.00 Wita.

Komandan Pos (Danpos) 2 Sektor Samarinda Utara, Barkani, mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Kondisi terkini api telah berhasil kita kuasai. Pemadaman maksimal memakan waktu sekitar satu jam, dan dilanjutkan dengan pendinginan selama hampir satu jam untuk memastikan tidak ada titik api menyala kembali,” ujar Barkani saat memberikan keterangannya di lokasi kejadian.

Terkait penyebab kebakaran, Barkani mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa lahan tersebut sengaja dibakar oleh dua Orang Tidak Dikenal (OTK). Dugaan ini diperkuat oleh kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:   Proyek Pengerukan Rugikan Lahan Warga, DPRD Samarinda Godok Perda Sempadan Sungai

“Lahan ini diduga kuat sengaja dibakar. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, sempat terlihat dua orang mengenakan baju hitam berlari ke arah hutan tak lama setelah api muncul. Hingga saat ini identitas kedua orang tersebut belum diketahui, apakah warga setempat atau pihak luar,” tegasnya.

Guna mencegah kobaran api meluas ke pemukiman penduduk, tim pemadam merespons cepat dengan menurunkan personel dan armada ke lokasi.

“Kami mengerahkan empat armada utama dari Posko 2 dan Posko 7 Disdamkar Samarinda. Selain itu, aksi pemadaman ini juga dibantu oleh rekan-rekan relawan dari Balakarcana serta sekitar 5 unit armada portable relawan,” pungkas Barkani.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah aman dan kondusif setelah tahap pendinginan selesai dilakukan. Pihak berwenang diimbau untuk mengusut tuntas dugaan pembakaran lahan secara sengaja ini.

Pewarta: Dimas
Editor: Nicha R

BERITA POPULER