SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) ,Rudy Mas’ud, merombak jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Berlangsung pukul 14.00 Wita di Pendopo Odah Etam, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa (20/10/2026).
Sebanyak 24 pejabat fungsional dan delapan pejabat eselon II dilantik untuk menempati sejumlah posisi strategis. Mulai dari jabatan di sekretariat daerah hingga perangkat daerah dan rumah sakit milik pemerintah provinsi.
Pengangkatan delapan pejabat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 800.1.3.3/4276/BKD/III, tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Kaltim.
Di antaranya, kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA), kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Selain itu, pengangkatan juga mencakup jabatan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta kepala Biro Umum.
Dua posisi lainnya berada di rumah sakit daerah. Masing-masing sebagai wakil direktur di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Berikut Delapan Pejabat yang Dilantik
Berdasarkan surat keputusan gubernur, delapan pejabat yang mendapat penugasan tersebut adalah:
1. Mohammad Irfan Prananta, sebagai asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim.
2. Irhamsyah, sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim.
3. Armin, sebagai kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.
4. Yuli Fitriyanti, sebagai kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim.
5. Andi Muhammad Arpan, sebagai kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kaltim.
6. Astri Intan Nirwany, sebagai kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Kaltim.
7. dr. Mulyono, sebagai wakil Direktur Penunjang RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
8. Syamsul Hadi, sebagai wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Pengisian jabatan tersebut menempatkan delapan pejabat pada bidang kerja yang berbeda. Mulai dari administrasi pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pendidikan, manajemen kepegawaian, pengadaan barang dan jasa, hingga pengelolaan layanan rumah sakit daerah.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Muhammad Rafi’i



