Foto: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dari masyarakat di wilayah Samarinda Utara mulai memasuki tahap pelaksanaan pada tahun ini.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, memastikan proyek tersebut telah melalui proses verifikasi lapangan bersama pemerintah daerah dan konsultan sebagai bagian dari persiapan sebelum dikerjakan.
Kepastian itu disampaikan setelah peninjauan lapangan yang dilakukan di beberapa titik lokasi pembangunan.
Menurut Maswedi, kegiatan tersebut bertujuan memastikan rencana pekerjaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi tahapan akhir sebelum proyek direalisasikan.
“Beberapa lokasi sudah kami tinjau bersama konsultan dan OPD terkait. Insyaallah seluruh pekerjaan yang telah direncanakan mulai dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Adapun proyek yang akan dikerjakan meliputi semenisasi jalan di RT 24 Kelurahan Lempake, semenisasi jalan di RT 19 Kelurahan Sempaja Utara, serta pembangunan saluran drainase di RT 22 Kelurahan Sempaja Utara.
Maswedi menjelaskan, seluruh program tersebut merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses.
Aspirasi tersebut kemudian diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Samarinda hingga akhirnya ditetapkan sebagai bagian dari program pembangunan tahun 2026.
Menurutnya, tugas anggota DPRD tidak berhenti pada tahap menerima keluhan atau usulan warga.
Pengawalan hingga proses pelaksanaan juga menjadi bagian penting agar kebutuhan masyarakat benar-benar dapat direalisasikan.
Karena itu, koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis maupun waktu pelaksanaan.
“Kami harapnya proyek itu mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga,” ungkapnya.
Politikus Partai NasDem ini juga mengingatkan agar seluruh pekerjaan nantinya mengutamakan kualitas konstruksi sehingga infrastruktur yang dibangun memiliki ketahanan yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Yang paling penting adalah hasil pekerjaannya benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga sudah kami kawal hingga tahap pelaksanaan, dan kami berharap pembangunan ini membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



