Foto: Carles Siahaan. (Foto: Istimewa)
Susunan Pengurus KONI Kaltim Bocor ke Publik, Carles Siahaan: Belum Ada SK Resmi
SAMARINDA – Daftar susunan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim yang beredar luas di media sosial memunculkan berbagai spekulasi. Namun, wartawan senior sekaligus Ahli Pers PWI Kaltim, Carles Siahaan, menegaskan bahwa daftar tersebut belum dapat dianggap sebagai kepengurusan resmi karena hingga kini belum ada Surat Keputusan (SK) maupun pengumuman resmi dari organisasi.
Daftar yang beredar itu memuat ratusan nama tokoh dari berbagai latar belakang. Mulai dari kepala daerah, akademisi, pengusaha, profesional, hingga tokoh olahraga.
Dalam susunan tersebut, H.M. Said Amin tercantum sebagai Ketua Dewan Kehormatan dengan sejumlah wakil ketua, di antaranya Seno Aji, Agus Suwandy, Zuhdi Yahya, dan Rusdiansyah Aras.
Sementara pada jajaran pengurus harian, H. Anderiy dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Nidya Listiono sebagai Ketua Harian, serta sejumlah wakil ketua umum, sekretaris, dan bendahara.
Nama Carles Siahaan sendiri tercantum sebagai anggota Bidang Media dan Hubungan Masyarakat bersama Endro S. Efendi dan Supiannur, di bawah kepemimpinan Akhmad Haidir Fersa sebagai ketua bidang.
Meski demikian, Carles mengaku baru mengetahui daftar tersebut setelah beredar di media sosial. Menurutnya, apabila susunan itu telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK), maka dokumen tersebut seharusnya sudah diterima oleh para pengurus yang namanya tercantum.
“Saya juga baru melihat susunan itu. Secara resmi belum ada yang diumumkan sebagai SK. Kalau memang sudah menjadi SK, seharusnya sudah sampai ke tangan saya. Faktanya, saya justru melihatnya dari media sosial,” ujar Carles saat dikonfirmasi wartawan Media Kaltim, Sabtu (20/6/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada rapat perdana pengurus yang menjadi forum resmi untuk memperkenalkan dan mengumumkan susunan kepengurusan KONI Kaltim periode mendatang. Karena itu, ia meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi dari pengurus.
“Secara resmi belum diumumkan. Kita tunggu saja setelah rapat perdana pengurus. Nanti setelah itu baru akan disampaikan secara resmi kepada publik,” katanya.
Meski demikian, Carles menilai daftar nama yang beredar kemungkinan besar sudah mengarah pada susunan final. Namun, ia menegaskan bahwa statusnya belum dapat disebut definitif sebelum diumumkan secara resmi oleh pihak yang berwenang.
“Menurut pendapat saya, kemungkinan besar susunan itu sudah mendekati final, mungkin 90 sampai 99 persen. Tetapi belum bisa disebut fix karena rapat perdana pengurus pun belum dilaksanakan. Yang berhak mengumumkan nantinya adalah pengurus secara resmi,” tegasnya.
Carles juga meminta agar publik dan media tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa daftar yang beredar tersebut merupakan kepengurusan final KONI Kaltim sebelum ada pengesahan dan pengumuman resmi dari organisasi.
“Intinya, sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai kepengurusan yang definitif. Kita tunggu proses organisasi berjalan sesuai mekanisme yang ada,” pungkasnya.
Penulis: Hanafi
Editor: Nicha R/Agus



