DPRD Dorong Sosialisasi Parkir Berlangganan, Partisipasi Warga Dinilai Masih Perlu Ditingkatkan

Foto: Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

SAMARINDA – Program parkir berlangganan yang dijalankan Pemerintah Kota Samarinda terus mendapat dukungan dari DPRD. Meski dinilai memiliki potensi besar untuk menata sistem perparkiran dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingkat partisipasi masyarakat dalam program tersebut masih menjadi perhatian.

Hal itu mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Samarinda dan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Kamis (11/6/2026).

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan program parkir berlangganan merupakan langkah positif yang dapat memberikan manfaat bagi daerah apabila mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Dengan jumlah kendaraan di Samarinda yang mencapai sekitar 971 ribu unit, menurutnya terdapat peluang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah melalui retribusi parkir.

“Kalau partisipasi masyarakat tinggi, tentu akan sangat mendukung peningkatan PAD Kota Samarinda. Namun yang perlu diperkuat saat ini adalah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Deni.

Ia menegaskan bahwa program tersebut saat ini masih bersifat pilihan dan belum diwajibkan bagi pemilik kendaraan.

Baca Juga:   RSUD AWS Jalani Survei Akreditasi, Gubernur Berharap Dapat Nilai Paripurna

Karena itu, pemerintah perlu terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat yang bisa diperoleh dari sistem parkir berlangganan.

Sementara itu, Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa program tersebut sebenarnya sudah berjalan, namun jumlah pengguna masih belum signifikan.

Menurutnya, biaya yang ditetapkan jauh lebih hemat dibandingkan pengeluaran parkir harian yang biasa dikeluarkan masyarakat.

“Kalau motor Rp400 ribu dibagi 365 hari, itu sekitar Rp1.077 per hari. Kalau parkir tiga kali sehari dengan tarif Rp2.000, tentu lebih hemat menggunakan parkir berlangganan,” kata Manalu.

Ia menambahkan, semakin banyak masyarakat yang bergabung dalam program tersebut, semakin besar pula kontribusi retribusi yang masuk ke kas daerah.

“Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin besar pula potensi pendapatan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Kota Samarinda,” tutupnya.(adv/dprdsamarinda)

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER