Baca Film! Keluarga Suami Adalah Hama, Angkat Isu Sandwich Generation, Siapa yang Relate?

Foto: Penayangan perdana “Keluarga Suami Adalah Hama” di Studio 2 CGV Go Mall Samarinda bersama Sutradara film, Anggy Umbara dan Artis, A Rafiq. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA – Baca Film! kembali dengan mereviu film bertajuk “Keluarga Suami Adalah Hama” garapan Umbara Brothers Films dan VMS Studio, sukses mencuri perhatian penonton di Samarinda.

Saat penayangan film perdana berlangsung di Go Mall Samarinda pada Sabtu (23/5/2026), saya sebagai penonton juga terbawa emosi karena cerita yang diangkat dianggap dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Sang Sutradara, Anggy Umbara ini mengangkat persoalan rumah tangga, tekanan ekonomi, hingga fenomena sandwich generation yang kini banyak dialami pasangan muda.

Sekilas, cerita berfokus pada kehidupan Intan dan Damar setelah menikah. Damar sebagai anak sulung harus membiayai ibu dan adik-adiknya, sementara Intan berusaha mempertahankan keharmonisan rumah tangga di tengah campur tangan keluarga besar.

Menurut Anggy Umbara, tema tersebut sengaja dipilih karena sangat dekat dengan realita masyarakat Indonesia saat ini.

Ia menilai banyak orang mengalami dilema serupa, terutama soal batas tanggung jawab terhadap keluarga setelah menikah.

Baca Juga:   Satpol PP Samarinda Sita 217 Miras, Tekan Kriminalitas Jelang Pergantian Tahun

“Masalah seperti ini sering terjadi, makanya penonton mudah merasa relate dengan ceritanya,” ujarnya di sela kegiatan promosi film di Samarinda.

Tak sedikit penonton yang mengaku emosinya ikut terpancing selama menyaksikan film tersebut. Beberapa teman saya bahkan merasa gemas dengan karakter mertua dalam cerita karena dinilai terlalu ikut campur dalam kehidupan rumah tangga anaknya.

Selain menghadirkan konflik keluarga yang kuat, film ini juga mencoba menyampaikan pesan tentang pentingnya memahami peran masing-masing dalam keluarga agar hubungan tetap harmonis.

Artis Fairuz A Rafiq yang turut membintangi film tersebut mengatakan cerita yang diangkat bukan sekadar drama biasa, tetapi juga bisa menjadi bahan refleksi bagi penonton.

“Film ini menunjukkan sudut pandang banyak pihak, jadi kita bisa belajar memahami pasangan maupun keluarga,” ungkap Fairuz.

Dengan tema yang dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat, Keluarga Suami Adalah Hama diprediksi masih akan terus menarik perhatian penonton selama penayangannya di bioskop.

Tayangan ini juga cocok untuk membawa kembali semangat dalam menciptakan hubungan yang harmonis dengan pasangan maupun kedua keluarga besar.

Baca Juga:   Momen Hangat Penutupan Rakernas X dan PON 2024 PTBMMKI di Kapal Wisata Susur Sungai Mahakam

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER